Indonesia Open 2019

Komentar Pelatih Hendry Saputra Soal Performa Jonatan Chistie Jelang Indonesia Open 2019

Jonatan Christie diharapkan mampu tampil konsisten setelah berhasil menjadi juara di Australian Open 2019 pada awal Juni 2019 ini.

Komentar Pelatih Hendry Saputra Soal Performa Jonatan Chistie Jelang Indonesia Open 2019
Badminton Indonesia
Jonatan Christie saat memberikan dukungan temannya bermain di ajang Piala Sudirman 2019 

SURYA.co.id - Pemain tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie sudah mulai latihan di Pelatnas Cipayung Jakarta untuk mempersiapkan diri jelang kejuaraan Indonesia Open 2019 pada awal Juli mendatang.

Jonatan Christie diharapkan mampu tampil konsisten setelah berhasil menjadi juara di Australian Open 2019 pada awal Juni 2019 ini.

Menurut kepala pelatih tunggal putra PP PBSI Hendry Saputra, penampilannya Jonatan Christie terus  membaik setelah sempat mengalami penurunan setelah meraih emas di Asian Games 2019.

"Jonatan dalam kondisi fisik yang prima, dia itu memang staminanya harus bagus. Jonatan mainnya perlu durasi panjang, tempo lama, jadi awalnya itu dulu, teknik dan cara main saya lihat dia bisa lebih menguasai," kata Hendry Saputra dikutip SURYA.co.id dari laman resmi PBSI.

Selain itu, Hendry Saputra menilai, Jonatan Christie juga harus menjaga fokus dan ambisinya dalam setiap turnamen. 

 "Kalau dibilang main lebih safe, memang kalau ketemu kompetitor dia, rata-rata memang sudah lebih safe. Dari beberapa stroke pukulan yang biasanya dia nggak yakin, sekarang lebih berani diterapkan dan menguntungkan, dari pukulan tipuan, atau ubah-ubah arah pukulan. Dari strategi pun sudah lebih baik," jelas Hendry.

 Jonatan meraih gelar Australia Open 2019 usai mengalahkan teman sendiri, Anthony Sinisuka Ginting, dengan skor 21-17, 13-21, 21-14.

Meski berstatus turnamen level super 300, namun jelang pengumpulan poin menuju olimpiade Tokyo 2020, banyak para pemain top level yang ambil bagian dalam kejuaraan ini.

Pengumpulan poin olimpiade dimulai pada turnamen New Zealand Open 2019 pada bulan Mei lalu dan akan berakhir di turnamen Badminton Asia Championships 2020 pada bulan April mendatang.

"Saya rasa hasil ini cukup oke lah, di sebuah turnamen, nggak ada capaian yang lebih tinggi dari all Indonesian final. Bagi saya ini sudah oke, melebihi target, tadinya target salah satunya masuk final dan juara, tapi ini keduanya lolos," jelas Hendry.

Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved