Kivlan Zen Akui Terima Uang 4 Ribu Dollar dari Habil Marati, Bantah untuk Bunuh 4 Jenderal, Lalu?

Kivlan Zen Akui Terima Uang 4 Ribu Dollar dari Habil Marati, Bantah untuk Bunuh 4 Jenderal, Lalu?

Kivlan Zen Akui Terima Uang 4 Ribu Dollar dari Habil Marati, Bantah untuk Bunuh 4 Jenderal, Lalu?
Tribunnews/Irwan Rismawan
Kivlan Zen Akui Terima Uang 4 Ribu Dollar dari Habil Marati, Bantah untuk Bunuh 4 Jenderal, Lalu? 

SURYA.co.id - Kivlan Zen akhirnya mengakui menerima sejumlah uang dari tersangka dugaan percobaan pembunuhan, Habil Marati.

Hal itu seperti yang dikatakan oleh pengacara Kivlan Zen, Muhammad Yuntri saat mendampingi Kivlan Zen yang tengah menjadi saksi untuk tersangka Habil Marati di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Dalam keterangan yag disampaikan oleh Muhammad Yuntri, kliennya, Kivlan Zen mengaku memang telah menerima uang dari Habil Marati.

Alasan Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen Surati Danjen Kopassus hingga Kostrad, Menhan Beri Respon ini

Keakraban Prajurit Kopassus Diungkap Letjen Sutiyoso, Panggilan Unik Luhut Panjaitan Terbongkar

Berani Lantang di Depan Soeharto, ini Profil Jenderal M Jusuf yang Ternyata Mantan Panglima TNI

Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen (kiri) dikawal polisi usai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum, Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/5/2019)
Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen (kiri) dikawal polisi usai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum, Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/5/2019) (ANTARA FOTO/RENO ESNIR)

Namun, lanjut Muhammad Yuntri, uang tersebut hanya digunakan untuk demo, bukan membunuh sejumlah tokoh nasional.

"Mengakui, tapi tidak sesuai dengan tuduhan. Uang itu hanya untuk demo. Tidak ada kaitan sama sekali dengan masalah pembelian senjata, membunuh tidak ada sama sekali," ujar Yuntri seperti dikutip dari artikel Tribunnews.com yang berjudul "Kivlan Zen Akui Menerima Uang dari Habil Marati Tapi Bukan untuk Membunuh 4 Tokoh".

Dalam pemeriksaan itu, Yuntri mengungkapkan kliennya membawa bukti rekening penerimaan uang tersebut.

Kivlan disebutkan menerima 4.000 dolar Singapura atau setara Rp 42.400.000.

"Dicek tadi rekening. Dikasihkan rekeningnya, bahwa terima ke rekening ia terima dan sampaikan ada. Yang satu Rp 50 juta. Yang satu lagi 4000 dolar Singapura untuk kegiatan antikomunis atau supersemar yang di Monas," jelas Yuntri.  

Yuntri mengatakan, Kivlan dan Habil saling kenal mengenal setahun yang lalu.

Mereka kenal lewat sebuah grup di media sosial WhatsApp (WA).

Halaman
1234
Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved