Berita Surabaya

Kejati Jatim akan Panggil Wali Kota Risma, Terkait Dugaan Penyalahgunaan Aset PT Yekape dan YKP

Kejati Jatim berencana memanggil Wali Kota Risma terkait penyidikan kasus dugaan penyalahgunaan aset oleh Yayasan Kas Pembangunan (YKP) dan PT Yekape

Kejati Jatim akan Panggil Wali Kota Risma, Terkait Dugaan Penyalahgunaan Aset PT Yekape dan YKP
TribunJatim.com/Syamsul Arifin
Kepala Kejati Jatim, Sunarta saat berada di kantor Kejati Jatim, Senin, (17/6/2019). Kejati Jatim melalui penyidik Pidana Khusus berencana memanggil Wali Kota Risma terkait penyidikan kasus dugaan penyalahgunaan aset oleh Yayasan Kas Pembangunan (YKP) dan PT Yekape. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim melalui penyidik Pidana Khusus berencana memanggil Wali Kota Risma terkait penyidikan kasus dugaan penyalahgunaan aset oleh Yayasan Kas Pembangunan (YKP) dan PT Yekape Surabaya. Dalam hal ini, Wali Kota Risma tersebut dimintai keterangannya selaku pihak pelapor.

"Kalau diperlukan kami akan panggil. Beliau (Wali Kota Risma) kan yang lapor, karena Pemkot yang merasa kehilangan aset," kata Kepala Kejati Jatim, Sunarta, Senin, (17/6/2019).

Selain Wali Kota Risma, penyidik telah menjadwalkan pemeriksaan sebagai saksi atas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Surabaya, Armuji.

Armuji dipanggil terkait panitia khusus yang dibentuk DPRD yang sejak lama dikuasai dan dikelola YKP.

"Kalau hari ini ada tiga orang kami panggil," tambahnya.

Sejak beberapa pekan lalu Kejati mengusut dugaan penyalahgunaan aset oleh PT Yekape, perusahaan bikinan YKP, yayasan bentukan Pemerintah Kota Surabaya sejak tahun 1951.

Mulanya, YKP dimodali 3.080 persil tanah negara atau eigendom verponding untuk dikelola.

Sebagian banyak lahan itu dijadikan perumahan untuk warga.

Sejak awal dibentuk, Ketua YKP dijabat oleh wali kota.

Terakhir, Ketua YKP ialah Wali Kota Sunarto 1999 sampai 2000.

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved