Berita Entertainment

BERITA TERKINI Steve Emmanuel Bebas dari Hukuman Mati Kasus Peredaran Narkoba, Ini Hasil Sidangnya

Terdakwa Cephas Emmanue atau akrab dipanggil Steve Emmanuel bebas dari hukuman mati dalam sidang kasus narkoba.

BERITA TERKINI Steve Emmanuel Bebas dari Hukuman Mati Kasus Peredaran Narkoba, Ini Hasil Sidangnya
ISTIMEWA/GRIDPop.id
BERITA TERKINI Steve Emmanuel Bebas dari Hukuman Mati Kasus Peredaran Narkoba, Ini Hasil Sidangnya 

SURYA.co.id - Terdakwa Cephas Emmanue atau akrab dipanggil Steve Emmanuel bebas dari hukuman mati dalam sidang kasus narkoba.

Steve Emmanuel kembali menjalani sidang dugaan kasus narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (17/6/2019).

Sidang beragendakan pembacaan tuntutan oleh jaksa penuntut umum.

Dalam sidang, terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkoba ini dinyatakan tak terbukti sebagai pengedar narkoba seperti yang tertera pada dakwaan sebelumnya.

Dalil tak terbuktinya Steve sebagai pengedar dibacakan langsung oleh jaksa yang tertera dalam salinan tuntutan.

Sebelumnya, pria berusia 35 tahun itu diganjar dua dakwaan, yakni dakwaan Primer: Pasal 114 ayat (2) Undang Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan dakwaan Subsider: Pasal 112 ayat (2) Undang Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Agar Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat yang memeriksa dan mengadili perkara terdakwa Cephas Emmanuel alias Steve berkenan memutuskan: Menyatakan terdakwa Cephas Emmanuel alias Steve tidak terbukti dalam dakwaan primer tersebut," ucap Jaksa Penuntut Umum Renaldy.

Dengan gugurnya dakwaan primer itu, maka Steve lolos dari ancaman penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Meski demikian, jaksa tetap menuntut Steve dengan dakwaan subsider dengan tuntutan pidana 13 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar, subsider enam bulan penjara.

"Menyatakan terdakwa Cephas Emmanuel alias Steve terbukti bersalah melakukan perbuatan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan 1 bukan tanaman berbahaya melebihi 5 gram sebagaimana diatur dan diancam dalam dakwaan subsider melanggar Pasal 112 ayat (2) Undang Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," ucap jaksa penuntut umum.

Sebelumnya diberitakan bahwa Steve didakwa Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 114 ayat 2 Undang Undang tentang Narkotika.

Ancaman hukumannya minimal lima tahun dan maksimal seumur hidup atau hukuman mati oleh jaksa penuntut umum.

Dakwaan itu lantaran Steve kedapatan memiliki narkotika jenis kokain seberat 92,04 gram beserta alat hisapnya saat ditangkap oleh pihak kepolisian, pada 21 Desember 2018 lalu.

Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved