Berita Gresik

Alasan untuk Berobat Diabet, 4 Lansia Gresik Produksi Uang Palsu. Polisi Masih Buru 1 Orang Lagi

Polres Gresik membongkar tempat produksi uang palsu di wilayah Kecamatan Balongpanggang. empat lansia diamankan

Alasan untuk Berobat Diabet, 4 Lansia Gresik Produksi Uang Palsu. Polisi Masih Buru 1 Orang Lagi
Tribunjatim.com/Willy Abraham
Tersangka produksi uang palsu atau upal di Kecamatan Balongpanggang saat di Mapolres Gresik, Senin (17/6/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Polres Gresik membongkar tempat produksi uang palsu di wilayah Kecamatan Balongpanggang. Empat orang berhasil diringkus dan satu orang masih dalam pengejaran.

Keempat orang tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Rusman (51), warga Desa Babatan, dan Jono (69), asal Desa Ngampel, Kecamatan Balongpanggang.

Dua tersangka lain adalah Fahrul Fauzi alias Pak Rul (62), warga Kelurahan Pucango, Kecamatan Gudo, Jombang dan Khusnan Efendie (63), asal Kelurahan Bangsri, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo. Satu pelaku berinisial TI berstatus DPO.

Semua tersangka berusia di atas 50 tahun atau lansia itu saat diperiksa mengaku kepepet ikut bisnis produksi uang palsu atau upal.

Salah satunya mengaku ikut bisnis upal untuk biaya berobat.

"Tertarik diajak TI produksi upal untuk berobat sudah lama sakit diabet," ujar Fahrul Fauzi saat di Mapolres Gresik, Senin (17/6/2019).

Mereka berempat kompak mengatakan otak utama dalam pembuatan upal itu adalah TI yang saat ini masih buron.

Terbongkarnya produksi uang palsu tersebut berawal dari informasi yang didapat petugas.

Setelah diselidiki ternyata benar, produksi untuk mencetak upal tersebut di salah satu rumah tersangka.

Tidak mau kecolongan, aparat langsung melakukan penyergapan.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved