Berita Sidoarjo

Sejumlah Alasan Komisi B DPRD Sidoarjo yang akan Ubah Perda Penyelenggaraan Parkir

Ketua Komisi B Bambang Pujianto menyampaikan sejumlah alasan perda penyelenggaraan parkir harus diubah.

Sejumlah Alasan Komisi B DPRD Sidoarjo yang akan Ubah Perda Penyelenggaraan Parkir
surya/m taufik
Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Parkir masih menjadi urusan pelik di Sidoarjo. Meski program parkir berlangganan telah dicabut sejak beberapa waktu lalu, praktik di lapangan masih terjadi karena belum ada sistem baru yang berlaku.

Salah satu  PR (pekerjaan rumah) DPRD Sidoarjo sebelum masa jabatannya habis tahun ini adalah memperbaiki sistem parkir.

Yakni dengan melakukan revisi Perda Parkir dan menetapkan sistem parkir yang baru.

Dewan mematok target, dua pekerjaan ini harus rampung akhir Juli mendatang. Sebelum masa kerja DPRD Sidoarjo periode 2014 - 2019 berakhir.

"Teman-teman (anggota DPRD Sidoarjo) sudah berkomitmen menuntaskan PR tersebut sebelum pergantian dewan," kata Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan usai sidang Paripurna di gedung DPRD Sidoarjo, Minggu (16/6/2019).

Selain memulai rencana perubahan Perda, juga sedang disiapkan atau dirancang sistem baru untuk menangani parkir di Sidoarjo. Rancangan sistem baru ini menjadi tugas Dinas Perhubungan.

"Targetnya sama-sama selesai pada akhir Juli. Sehingga bisa diterapkan mulai Agustus mendatang," harapnya.

Dalam sidang paripurna internal dewan tersebut, Komisi B menjadi inisiator perubahan Perda parkir.

Ketua Komisi B Bambang Pujianto menyampaikan sejumlah alasan perda penyelenggaraan parkir harus diubah.

Total ada tujuh alasan komisi B mengubah perda parkir. Seperti kondisi parkir tepi jalan umum karena mayoritas lahan parkir di kota delta menggunakan bahu jalan tapi belum ada regulasi yang mengatur parkir tepi jalan.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved