Komisi A DPRD Kota Malang Permasalahkan Pelantikan Istri Wali Kota Malang Sebagai ASN

Komisi A DPRD kota Malang mempermasalahkan pelantikan istri Wali Kota Malang, Widayati Sutiaji sebagai ASN

Komisi A DPRD Kota Malang Permasalahkan Pelantikan Istri Wali Kota Malang Sebagai ASN
surya.co.id/hayu yudha prabowo
(foto dok) Wali Kota Malang, Sutiaji dan Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji berbelanja dengan kantong tas kertas usai peresmian pasar dalam Festival Pasar Rakyat dan Peresmian Pasar di Pasar Klojen, Kota Malang, Kamis (18/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYA.co.id | MALANG - Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Nawang Nugraning Widhi, mengatakan polemik perihal kembali dilantiknya istri Wali Kota Malang, Widayati Sutiaji sebagai ASN adalah masalah etik.

Widayati Sutiaji kembali dilantik oleh suaminya sendiri sebagai Kabid Pemberdayaan Pemuda di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Malang pada Kamis (13/6/2019) lalu.

Jabatan tersebut, merupakan posisi Widayati sebelum tahun lalu memutuskan untuk cuti di luar tanggungan negara (CTLN) kala Sutiaji maju sebagai calon Wali Kota Malang.

"Ini masalah etik saja. Pantes dan tidak pantes," kata Nawang kepada TribunJatim.com, Minggu (16/6/2019).

Menurut Nawang, Widayati sebaiknya melanjutkan CTLN hingga Sutiaji selesai menjabat. Jika kembali berdinas sebagai ASN, ia khawatir banyak persoalan di PKK yang terbengkalai.

"Selain itu kan pekerjaan seorang istri Wali Kota itu banyak. Menemani ke sana ke mari. Nanti semakin semrawut," tuturnya.

Terkait dugaan pelanggaran Peraturan BKN Nomor 27 Tahun 2017, Nawang berjanji segera memanggil BKD Kota Malang untuk meminta penjelasan.

Dalam lampiran Peraturan BKN Nomor 27 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti PNS huruf G angka 32, disebutkan bahwa PNS yang telah selesai menjalankan CTLN tidak dapat diangkat dalam jabatan di instansi induknya dan harus di salurkan ke instansi lain.

"Kalau soal itu (dugaan pelanggaran) kami segera panggil BKD Kota Malang. Kami minta penjelasan nanti," ucapnya.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved