Berita Surabaya

Stikom Surabaya Gelar Pameran Hasil Karya Seni Anak Jalanan dan Panti

Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya menggelar pameran hasil karya seni di C2O Library and Collabtive, Jalan Doktor Cipto No 22 Surabaya

Stikom Surabaya Gelar Pameran Hasil Karya Seni Anak Jalanan dan Panti
Surabaya.Tribunnews.com/Habibur Rohman
Berbagai seni karya anak jalanan dipamerkan di C2O Library and Collabtive Surabaya, Sabtu (15/6/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya menggelar pameran hasil karya seni di C2O Library and Collabtive, Jalan Doktor Cipto Nomor 22 Surabaya.

Mengambil tema Indahsi (Indahnya Berimajinasi) x Desah (Dengarkan Sejuta Halusinasi) karya seni fotografi dan mural ini merupakan kolaborasi Komunitas Stikom Media Akram dan mahasiswa DKV Stikom Surabaya angkatan 2017

Ketua Komunitas Stikom Media Akram Prima Pratama mengatakan, pameran ini menampilkan karya fotografi dari anak-anak panti asuhan dan anak jalanan.

"Untuk karya yang kami pamerkan ini beragam. Ada karya temen-temen mahasiswa dan anak-anak panti," imbuhnya.

Digelarnya acara ini diharapkan mampu membangun karakter mahasiswa yang siap berkarya secara fisik dan mental. Pasalnya beragam karya ini menggambarkan harapan dan cita-cita anak-anak.

Pameran ini berisi 10 karya fotografi anak panti asuhan dengan tema human interest dan 4 mural oleh anak jalanan dengan tema “Tidak Ada Kata Antara Aku dan Dia”.

Akram menjelaskan hasil fotografi yang dipamerkan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Indahsi pada 19 Mei 2019 di panti asuhan Hidayatus Shibyan dan pembelajaran mural 25-26 Mei 2019 di rumah Pandawa.

"Dengan menggandeng anak jalanan dan panti asuhan berharap dapat membuka wawasan dan pengetahuannya. Serta memberikan wadah dan kesempatan kepada anak-anak yang kurang beruntung untuk membuat, dan menciptakan sebuah karya,"pungkasnya.

Clara Nusandari (25), pengunjung kafe mengaku cukup terkesan melihat adanya pameran di ruang terbuka yang banyak dikunjungi anak muda. Pasalnya selama ini cukup jarang ada pameran dengan isu anak jalanan yang terangkat di kalangan anak muda.

"Seru sambil nongkrong bisa lihat macam-macam karya dengan makna yang dalam. Menyentuh sisi sensitif anak muda zaman sekarang yang apatis sih,"kesannya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved