Berita Gresik

Petani Gresik Keluhkan Harga Cabai yang Terus Anjlok, Kini Rp 10.000 Per Kilogram

Petani di Kabupaten Gresik mengeluhkan harga jual panen capai yang anjlok, hanya Rp 10.000 per kilogram.

Petani Gresik Keluhkan Harga Cabai yang Terus Anjlok, Kini Rp 10.000 Per Kilogram
tribun jatim/willy abraham
Harga cabai di tingkat petani kini anjlok Rp 10.000 per kilogram. 

SURYA.co.id | GRESIK - Petani di Kabupaten Gresik mengeluhkan harga jual panen capai yang anjlok, hanya Rp 10.000 per kilogram.

Anjloknya harga cabai dimulai sejak bulan Ramadhan.

Padahal, saat awal Ramadhan, harga cabai di tingkat petani mencapai Rp 15.000 perkilogram, namun lama kelamaan anjlok.

Adlan (45),salah satu petani cabai mengaku, anjloknya harga cabai saat ini karena musim panen bersamaan sehingga stok cabai melimpah.

"Sekarang di tingkat petani hanya Rp 10.000 per kilogram, pernah Rp 7.000 per kilogram," ujar Adlan, Sabtu (15/6/2019).

Petani cabai lainnya, Ahmad Zafin (50) mengatakan pada panen kali ini petani cabai tidak mendapatkan untung.

Selain harga cabai anjlok, terdapat penyakit yang membuat cabai cepat busuk.

"Sekarang tidak ada untung panen cabai," jelasnya.

Sementara pada Sabtu (15/6/2019), harga cabai di pasar Gresik turun.
Harga cabai rawit dari Rp 16.429 per kilogram menjadi 15.571 per kilogram.

Sedangkan cabai besar dari Rp 37.000 menjadi Rp 34.000 per kilogram.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindag Kabupaten Gresik, Agus Budiono mengungkapkan, stok cabai yang melimpah membuat harga cabai menjadi anjlok.

Menurutnya, harga cabai yang anjlok bisa diatasi asalkan petani mau menjual sendiri tanpa melalui tengkulak sehingga harga bisa naik.

"Sebenarnya kalau petani mau menjual sendiri cabainya bisa naik harganya," tutupnya. (Willy Abraham)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved