Sengketa Pilpres 2019

Pengacara Prabowo Bongkar 7 Kecurangan Jokowi di Pilpres 2019, Pemberian Gaji PNS ke-13 hingga THR

Tim kuasa hukum Prabowo mencantumkan 7 kecurangan Jokowi di Pilpres 2019 dalam gugatannya yang dibacakan saat sidang perdana di Mahkamah Konstitusi.

Pengacara Prabowo Bongkar 7 Kecurangan Jokowi di Pilpres 2019, Pemberian Gaji PNS ke-13 hingga THR
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Ketua Tim Hukum pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto (berdiri-kanan) terlihat berdiskusi dengan anggota tim hukum Denny Indrayana di sidang perdana sengketa pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). 

Tim kuasa hukum Prabowo mencantumkan 7 kecurangan Jokowi di Pilpres 2019 dalam gugatannya yang dibacakan saat sidang perdana di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (14/6/2019)........

Bahkan, tudingan kecurangan tersebut di antaranya menyingung sumbangan kampanye Jokowi, pemberian Gaji PNS ke-13, pers tidak netral hingga pemberian THR.

Bagaimana detail dari tujuh tudingan kecurangan yang dialamatkan kepada kubu Jokowi-Maruf Amin?

Simak rangkuman dari sidang perdana gugatan sengketa Pemilu 2019 yang dilakukan wartakota.tribunnews.com (grup SURYA.co.id).

----------------------------------------------------------------------------

SURYA.co.id - Tim kuasa hukum Paslon 02 membongkar 7 kecurangan Jokowi, di antaranya penyalahgunaan jabatan yang diduga dilakukan paslon 01, mulai dari harta Jokowi sampai THR dan gaji ke-13.

Sidang sengketa Pilpres 2019 digelar untuk pertama kalinya di Mahkamah Konstitusi Jumat (14/6/2019).

Kuasa hukum Paslon 02 Bambang Widjojanto dan tim memaparkan gugatan sebagai pemohon di hadapan 9 hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dan para termohon, pihak terkait, dan Bawaslu.

Bambang Widjojanto, Denny Indrayana dan tim mewakili Pasangan Calon atau Paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno (Prabowo-Sandi).

Tim pengacara Prabowo-Sandi mengungkapkan sejumlah fakta kecurangan dan berharap mahkamah mendiskualifikasi pasangan Joko Widodo-KH Maruf Amin atau menggelar Pilpres ulang.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved