PPDB

Heboh Urus SKTM PPDB Syaratnya Rela Menandatangani Surat Siap DIKUTUK Sesuai Agama Masing-masing

Berita syarat mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu ( SKTM) harus mengisi surat pernyataan dan bersumpah bersedia dikutuk terjadi di Gunungkidul.

Heboh Urus SKTM PPDB Syaratnya Rela Menandatangani Surat Siap DIKUTUK Sesuai Agama Masing-masing
kolase KOMPAS.com/MARKUS YUWONO
Kepala Dinas Sosial Gunungkidul Siwi Irianti saat ditemui di kantornya Jumat (14/6/2019). 

Berita syarat mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu ( SKTM) harus mengisi surat pernyataan dan bersumpah bersedia dikutuk terjadi di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta......

Pembuatan surat pernyataan tersebut untuk memastikan SKTM yang diajukan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Bagaimana berita selengkapnya tentang polemik surat pernyataan berani disumpah dan dikutuk? Berikut laporan Kompas.com (jaringan Surya.co.id)

SURYA.co.id | YOGYAKARTA - Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, mengakui mengeluarkan surat pernyataan kepada masyarakat yang akan mengajukan Surat Keterangan Tidak Mampu ( SKTM) untuk berbagai kepentingan, baik sekolah maupun untuk kesehatan.

Surat pernyataan miskin dengan sumpah itu disediakan untuk warga beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha hingga penganut kepercayaan.

Surat pernyataan tersebut mulai didistribusikan sejak tanggal 1 Maret 2019, dan berpedoman Peraturan Bupati Nomor 98 Tahun 2017 Tentang Strategi Penanggualangan Kemiskinan Daerah Kabupaten Gunungkidul Tahun 2017-2022 dalam pengeluaran Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Menurut Kepala Dinas Sosial Gunungkidul Siwi Irianti, pembuatan surat pernyataan tersebut untuk memastikan SKTM yang diajukan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Selain surat pernyataan, juga akan dilakukan screening.

Sebelum dilakukan pendistribusian surat pernyataan tersebut, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada pemerintah desa.

Menurut dia, meski surat yang diterbitkan 1 Maret 2019 lalu, banyak masyarakat yang tak keberatan dengan isi surat tersebut.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved