Berita Surabaya

Minggu, Forkopimda Jatim Deklarasi 'Jogo Jawa Timur Tolak Rusuh', ini Tujuanna 

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim bersama masyarakat akan mendeklarasikan diri untuk menolak rusuh selama sidang gugatan pemilu.

Minggu, Forkopimda Jatim Deklarasi 'Jogo Jawa Timur Tolak Rusuh', ini Tujuanna 
foto: luhur pambudi
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Forum Komumikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim bersama masyarakat Jatim akan mendeklarasikan diri untuk menolak rusuh selama sidang gugatan pemilu di Mahkamah Konstitusi bergulir.

Deklarasi yang bertajuk "Jogo Jawa Timur Tolak Rusuh" itu bakal digelar di Taman Bungkul, Minggu (16/6/2019) besok.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan, deklarasi itu bertujuan untuk memperteguh komitmen aman dan damai masyarakat Jatim.

Selama bergulirnya sidang sengketa pemilu di MK, yang dimulai sejak Jumat (14/6/2019) hingga Jumat (28/6/2019) mendatang.

"Itu dikemas untuk menolak yang namanya kegiatan rusuh dalam menghadapi di sidang mahkamah konstitusi ini khusus di Jatim," katanya saat ditemui awakmedia di ruangannya, Jumat (14/6/2019).

Tidak cuma di Surabaya, aksi serupa juga dilakukan oleh jajaran Forkopimda di masing-masing daerah.

"Oleh karena itu untuk seluruh seluruhnya ini 39 Polres yang ada se-Jatim melaksanakan kegiatan seperti ini contoh Malang Jogo kabupaten Malang, tolak rusuh Indonesia damai," lanjutnya.

Barung menerangkan, acara itu akan dimulai sekitar pukul 05.00 WIB, masyarakat bersama para Forkopimda akan melakukan long march menuju ke monumen Polri di Jalan Polisi Istimewa, Keputran, Tegalsari, Surabaya.

Sesampainya di sana, ribuan masyarakat dan Forkopimda Jatim akan melakukan deklarasi "Jogo Surabaya Jogo Jawa Timur Tolak Rusuh untuk Indonesia Damai".

"Dan pasti ditutup dengan doa bersama," tandasnya.

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved