Astaga! Pria yang Diduga Gadaikan Istri di Lumajang Juga Jual Anak Rp 500 Ribu Untuk Modal Judi

Hori, pria yang membunuh dengan motif menggadaikan istri, ternyata juga pernah menjual anaknya untuk modal judi.

Astaga! Pria yang Diduga Gadaikan Istri di Lumajang Juga Jual Anak Rp 500 Ribu Untuk Modal Judi
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Kapolres Lumajang saat berbicara dengan Hori, pria yang membunuh dengan latar kasus menggadaikan istri. Diduga, Hori juga pernah menjual anaknya seharga Rp500 ribu untuk modal judi 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Perkara hukum yang menjerat Hori (43), warga Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, kabupaten Lumajang yang membunuh orang bisa bertambah.

Sebab, Polisi menemukan indikasi perdagangan orang setelah polisi menginterogasi istri Hori, Lasmi (34).

Indikasi perdagangan orang (human trafficking) itu menimpa pada anak Hori dan Lasmi.

Saat bertemu Kapolres Lumajang, AKBP M Arsal Sahban, Lasmi menuturkan anak lelakinya dijual oleh Hori.

Anak lelakinya dijual saat berusia 10 bulan. Saat ini anak tersebut sudah berusia tujuh tahun.

"Katanya orang-orang dijual. Dijual seharga Rp 500 ribu. Dijual saat masih berada di Medan," kata Lasmi kepada Arsal.

Kasus Suami Gadaikan Istri di Lumajang. Istri Membantah Dijadikan Jaminan Utang Oleh Suaminya

Nasib Hori, Suami Gadaikan Istri Rp 250 Juta setelah Salah Bunuh Orang, Terungkap Kondisi Sang Istri

Lasmi merupakan perempuan asal Sumatera Utara. Dia bertemu dengan Hori saat bekerja di sebuah perkebunan sawit di Sumatera Utara. Keduanya lantas menikah.

Lasmi mengaku hanya menikah secara siri dengan Hori.

Namun Hori mengaku menikahi Lasmi secara sah berdasarkan hukum negara.

Dari pernikahannya dengan Hori, Lasmi memiliki tiga orang anak.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved