Aksi 22 Mei

Alasan IPW Desak Polisi Periksa Titiek Soeharto Soal Aksi 22 Mei, 'Mengarah ke Keluarga Cendana'

Ketua Presidium IPW Neta S Pane secara blak-blakan mengungkap alasan ia mendesak polisi untuk memeriksa Titiek Soeharto terkait kerusuhan 22 Mei

Kolase youtube dan instagram
Alasan IPW Desak Polisi Periksa Titiek Soeharto Soal Aksi 22 Mei 

Aktivis 98 Laporkan Prabowo dan Titiek Soeharto ke Polisi Terkait Kerusuhan 22 Mei

Sebelumnya, kumpulan aktivis yang tergabung dalam Rembug Aktivis 98 melaporkan capres 02, Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto ke Bareskrim Polri, Rabu (29/5/2019).

Dikutip dari Tribunnews.com (grup Surya.co.id), ada sekitar 50 lebih orang yang mengenakan kaus hitam mendatangi Bareskrim Polri.

Saat mendatangi Bareskrim Polri, mereka mulai bernyanyi yang terdengar seperti setengah berteriak.

Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto
Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto (kolase kompas.com)

Selain Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto, Aktivis 98 juga melaporkan tujuh orang lainnya.

Dalam tayangan Kompas TV yang diunggah Kamis (30/5/2019), Aktivis 98, Benny Ramdani mengatakan ketujuh orang lainnya yang dilaporkan yakni Amien Rais, Bachtiar Nasir, Haikal Hassan, Kivlan Zein, Fadli Zon, Neno Warisman dan Habib Rizieq Shihab.

Beberapa barang bukti yang dibawa dalam laporan tersebut diantaranya video rekaman pernyataan para terlapor yang diunggah di Youtube.

"Hari ini teman-teman kita sudah melengkapo bukti-bukti lain yang mudah-mudahan bisa menjadi pintu masuk polisi untuk melakukan pengusutan atas laporan kami," ucap Benny Ramdani.

Lanjutnya, dugaan yang mendasari pelaporan mereka terhadap kesembilan orang tersebut diantaranya soal framming curang yang sudah dibangun sejak awal jauh sebelum Pemilu 2019 berlangsung.

"Kedua, pernyataan dari beberapa tokoh terkait agenda people power yang berubah menjadi gerakan kedaulatan rakyat yang berujung kericuhan 22 Mei," ucapnya.

Ketiga, yakni sikap 02 yang awalnya tak mau menempuh jalur konstitusional, walaupun akhirnya menempuh MK.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved