Madura FC

Meski Menang 8-0 dalam Ujicoba, ini Sejumlah Catatan Pelatih Madura FC Eduard Tjong

Pelatih Madura FC, Eduard Tjong akui belum begitu puas melihat penampilan skuatnya meski menang 8-0 dalam laga ujicoba.

Meski Menang 8-0 dalam Ujicoba, ini Sejumlah Catatan Pelatih Madura FC Eduard Tjong
foto: istimewa/IG Madura FC
Para pemain Madura FC pada sesi foto bersama sebelum laga ujicoba hadapi PSGS di Stadion A Yani, Sumenep, Kamis (13/6/2019). 

SURYA.co.id | SUMENEP - Pelatih Madura FC, Eduard Tjong akui belum begitu puas melihat penampilan skuatnya meski menang 8-0 dalam laga ujicoba melawan  PSGS Pasongsongan, tim lokal Sumenep, Kamis (13/6/2019).

Mantan pelatih timnas U-19 itu menilai, pada ujicoba yang dilangsungkan di Stadion A Yani, Sumenep itu, masih banyak catatan, terutama dari sisi kerjasama tim.

 “Jadi, evaluasi hari ini masih banyak PR, terutama kerjasama tim,” terang pelatih yang akrab disapa Edu tersebut usai ujicoba, Kamis (13/6/2019).

Ini merupakan ujicoba pertama Madura FC sejak dirinya ditunjuk menjadi juru taktik tim berjuluk Laskar Jokotole tersebut akhir April lalu.

Meski Edu menilai kerjasama tim masih menjadi pekerjaan rumah. Namun pelatih asal Solo tersebut akui terdapat progress positif dari hasil latihan selama kurang lebih sebulan yang sudah dijalani.

 “Kami punya latihan pressing press tiap hari, ini ada pressingnya, karena memang nanti kami dua main di kandang, itu harus main pressing, ini kami praktekin ada,” tambahnya.

Dua laga awal Madura FC di Liga 2 musim ini, akan jalani laga kandang. Jamu Bogor FC, Sabtu (22/6/2019), selanjutnya jamu Persewar Waropen, Kamis (27/6/2019).

Tak hanya kerjasama tim, satu lagi yang menjadi catatan Edu adalah chemistry pemain.

 "Setelah dapat bola, mereka masih bingung, sering salah pengertian, kami belum ada chemistry, belum dapat,” tambah mantan pelatih Persela Tersebut.

Saling pengertian, karena kami, bisa dibilang tim baru, Cuma waktu sebulan, sebulan itu juga waktu bulan puasa kemarin, harusnya kami banyak ujicoba buat bikin chemistrynya, tapi ini Cuma dapat dua kali ujicoba, itupun dapat tim lokal, belum dapat tim selevel.

Edu tak menampik, sebagai tim yang baru dibentuk, harus banyak ujicoba. Namun dengan keterbatasan yang ada, dirinya akan menyiasatinya dengan latihan kompleks yang akan dilangsungkan sehari dua kali.

“Memang perlu waktu, tapi mau gak mau tgl 22 kami harus main, jadi kami bikin latihannya komplek training, ada fisik, ada kerjasama, ada taktik,” terang Edu.

“Kami akan lakukan compact training, semua kami gabung, mungkin paginya kami ambil 70 persen di fisik, sorenya kami balik 70 persen taktik,” pungkas pelatih 47 tahun tersebut. 

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved