Berita Magetan

Kronologi Tewasnya Warga Madiun setelah Terpeleset dan Tenggelam di Telaga Sarangan Magetan  

Dodik Supriyo (41Th) warga Desa Tawangrejo RT02/RW04, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, ditemukan tewas, setelah tercebur di Telaga Pasir Sarangan.

Kronologi Tewasnya Warga Madiun setelah Terpeleset dan Tenggelam di Telaga Sarangan Magetan  
surya.co.id/doni prasetyo
Petugas melakukan otopsi terhadap jasad Dodik Supriyo (41Th) di RSUD dr Sayidiman Madiun, Kamis (13/6/2019). 

SURYA.co.id | MAGETAN - Dodik Supriyo (41Th) warga Desa Tawangrejo RT02/RW04, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, ditemukan tewas, setelah terpeleset dan tercebur di Telaga Pasir Sarangan, Plaosan, Kabupaten Magetan, Kamis (13/6) sekitar pukul 17.25 WIB.

"Korban tadinya berniat mau cuci tangan di Telaga Pasir Sarangan. Tapi mungkin kurang hati-hati, korban terpeleset dan langsung tenggelam,"kata Rizal (17) saksi mata sekaligus keluarganya bersama sama korban berwisata ke Telaga Sagangan, Kamis (13/6/2019).

Menurut Rizal, saat korban terpeleset masuk ke air telaga Sarangan, langsung tenggelam dan tidak muncul muncul lagi. Sebenarnya warga sekitar termasuk sejumlah tukang perahu boat berusaha mencari dengan menyelam didasar telaga. Tapi nihil, jasad korban belum ditemukan.

"Korban tidak bisa berenang, sedang keluarga yang tahu korban tenggelam hanya berteriak teriak, yang kemudian sejumlah warga langsung menyusul dengan menyelam di telaga, tapi semua tidak menemukan,"jelas Rizal.

Hal ini dibenarkan Khatirotul Maftukhatin Laila (27Th) warga Desa Tawangrejo RT02/RW04, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, saksi sekaligus satu rombongan dengan korban.

"Saat korban jatuh. Teman teman yang satu rombongan ini tahu, tapi nggak berani menolong. Kemudian bapak-bapak pemilik perahu, beberapa di antaaranya mencebur ke telaga Sarangan, namun kemudian satu per satu penyelam telaga itu bermunculan, tanpa hasil," kata Khatirotul, di kamar jenazah.

Hampir satu jam jasad korban yang tenggelam di dasar Telaga Pasir Sarangan ituditemukan anggota TRC PB BPBD Kabupaten Magetan, dalam keadaan tidak bernyawa.

Jenazah korban langsung di bawa ke RSUD dr Sayidiman, setelah sebelumnya mampir ke Puskesmas Plaosan, Kabupaten Magetan itu sudah dalam kondisi kaku.

Sebenarnya, tempat wisata Telaga Sarangan, sejak beberapa waktu lalu pernah diusulkan diberikan Pos SAR di pinggir Telaga Pasir Sarangan.

Namun, sampai hari ini Pos SAR yang diusulkan warga Sarangan untuk menjaga keamanan wisatawan dan warga setempat, tidak pernah direalisasikan Pemerintah Kabupaten Magetan.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved