Berita Tulungagung

Kisruh Sertifikat Tanah PTSL Desa Sambirobyong, Begini Penjelasan Kantor Pertanahan Tulungagung

Kantor Pertanahan Kabupaten Tulungagung tengah mencari solusi, untuk menerbitkan sekitar 700 sertifikat tanah program PTSL

Kisruh Sertifikat Tanah PTSL Desa Sambirobyong, Begini Penjelasan Kantor Pertanahan Tulungagung
surya/david yohanes
Kepala Kantor Pertanahan Tulungagung, Eko Jauhari. 

Sebelumnya warga Desa Sambirobyong telah dipungut jutaan rupiah untuk penerbitan akta tanah.

Warga memperkirakan, uang yang terkumpul lewat Kades dan perangkat ini mencapai miliaran rupiah.

Mereka merasa tidak pernah menerima dokumen akta tanah itu.

Kades Sambirobyong, M Akris Riyanto mengaku, uang yang dipungut tidak mungkin dikembalikan.

Sebab menurutnya uang itu sudah dibayarkan ke kecamatan, hingga sudah terbut akta tanah.

Dokumen akta tanah itu kemudian diserahkan ke Kantor Pertanahan, untuk menjadi bukti penerbitan sertifikat tanah lewat program PTSL.

Dugaan pungutan liar ini sudah diadukan ke Polres Tulungagung.

Kasat Reskrim, AKP Hendro Tri Wahyono mengatakan, sudah banyak warga yang dimintai keterangan.

"Namun statusnya masih Pulbaket (pengumpulan bahan keterangan," tandas Hendro.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved