Berita Tulungagung

Kisruh Sertifikat Tanah PTSL Desa Sambirobyong, Begini Penjelasan Kantor Pertanahan Tulungagung

Kantor Pertanahan Kabupaten Tulungagung tengah mencari solusi, untuk menerbitkan sekitar 700 sertifikat tanah program PTSL

Kisruh Sertifikat Tanah PTSL Desa Sambirobyong, Begini Penjelasan Kantor Pertanahan Tulungagung
surya/david yohanes
Kepala Kantor Pertanahan Tulungagung, Eko Jauhari. 

Namun, pihaknya tidak mungkin memasukkan permohonan baru ini ke dalam program PTSL 2019.

Warga bisa membayar secara mandiri ke negara.

Besarnya Rp 100.000 untuk kutipan surat ukur dan Rp 50.000 untuk pendaftaran.

Selain itu membayar ke panitia, tergantung luas tanah serta jenis tanah yang disertfikatkan.

Untuk pekarangan dan lahan pertanian ada rumus tersendiri.

“Seandainya warga membayar sendiri, saya berani langsung terbitkan sertifikat. Tidak mungkin mereka saya masukkan PTSL 2019,” tegas Eko.

Solusi lainnya adalah menunggu pendataan PTSL 2019.

Jika target 2019 belum terpenuhi, maka Sambirobyong akan dimasukkan program PTSL 2019.

Kepastian ini menunggu penetapan pada bulan Agustus 2019 mendatang.

“Kalau ada kuota 2019, warga Sambirobyong bisa nol rupiah ikut program ini,” tandas Eko.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved