Berita Surabaya

Dishub Surabaya Kenalkan Aplikasi 'Transportasiku', Pantau Jadwal Suroboyo Bus Hingga Booking Parkir

Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya memperkenalkan aplikasi terbaru 'Transportasiku'

Dishub Surabaya Kenalkan Aplikasi 'Transportasiku', Pantau Jadwal Suroboyo Bus Hingga Booking Parkir
surya/delya octovie
Aplikasi 'Transportasiku' Dishub Surabaya. Aplikasi ini diharapkan bisa menjawab seluruh kebutuhan masyarakat pengguna jalan hanya dengan satu platform. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya memperkenalkan aplikasi terbaru 'Transportasiku'. Aplikasi ini digadang-gadang menjadi andalan untuk semua informasi terkait lalu lintas dan transportasi di Kota Pahlawan.

Konsepnya sebagai single application, alias satu aplikasi di mana semua kebutuhan ada di situ, sehingga pengguna bisa mendapat segala informasi yang diinginkan dengan sekali klik. Kepala Dishub Surabaya, Irvan Wahyudrajad, mengungkapkan aplikasi yang bisa diunduh di PlayStore ini merupakan hasil dari berbagai masukan masyarakat.

"Ini masukan dari masyarakat. Kami kan banyak aplikasi seperti GOBIS Suroboyo Bus, Go-Parkir, E-Dishub, dan lain-lain. Dari berbagai platform itu, kami satukan jadi satu platform yaitu 'Transportasiku', jadi semua bisa akses di satu aplikasi," paparnya, Kamis (13/6/2019).

Mulai dari percobaan yang digelar bertepatan dengan Hari Jadi Kota Surabaya ke-726, hingga kini aplikasi Transportasiku telah diunduh oleh lebih dari 500 orang.

Lewat aplikasi gratis ini, masyarakat bisa mendapatkan informasi tentang Suroboyo Bus, halte, terminal, bus kota, mikrolet, lokasi parkir, lajur sepeda, memantau keadaan lalu lintas melalui CCTV, hingga booking tempat parkir.

Irvan menuturkan konsep aplikasi ini memang dibuat menyamai aplikasi serupa yang dimiliki oleh Singapura.

"Intinya ini nanti kami akan menyamai yang punya Singapura itu. Nanti akan kami kembangkan terus berdasar review, kan pasti nanti ada masukan-masukan," ujarnya.

Dari pengguna-pengguna yang sudah memanfaatkan Transportasiku, Irvan mengaku paling banyak mendapat pertanyaan tentang mengapa aplikasi ini tidak dibuat sejak dulu.

"Ya kan awalnya kami fokus per layanan ya, seperti GOBIS, Go-Parkir, per jenis layanan. Sekarang kami satukan. Diharapkan pokoknya orang yang berpergian bisa tinggal buka aplikasi kalau ingin melihat keadaan jalan dan menggunakan transportasi umum. Ini pas untuk pengguna kendaraan pribadi maupun umum," terangnya.

Bulan depan, pihaknya akan mengembangkan sistem notifikasi yang memberitahu perkembangan terbaru seputar kondisi lalu lintas.

Sehingga bila ada kemacetan, demo, sampai rekayasa lalu lintas lainnya, masyarakat sudah bisa mengantisipasi dengan memilih rute lain.

"Ini juga bisa mengurangi anggaran yang selama ini kami gunakan untuk membiayai layar pemberitahuan di jalan. Itu anggarannya besar untuk listrik dan tampilannya," tuturnya.

Agar pengguna Transportasiku semakin banyak, Irvan akan menggencarkan promosi lewat media sosial Dishub.

Penulis: Delya Octovie
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved