Berita Lamongan

Cara dan Langkah Gubernur Khofifah Selamatkan Petani Ikan Bandeng Jatim Supaya Dapat Harga Tinggi

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan sidak ke TPI Lamongan di Jalan Kusuma Bangsa Lamongan, Kamis (13/6/2018).

Cara dan Langkah Gubernur Khofifah Selamatkan Petani Ikan Bandeng Jatim Supaya Dapat Harga Tinggi
Surabaya.Tribunnews.com/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau TPI Lamongan untuk mengecek harga ikan bandeng dan ikan tambak yang mengalami anjlok, Kamis (13/6/2019). Fatimatuz zahroh/Surya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Harga ikan bandeng, ikan mujaer dan ikan tambak di Lamongan anjlok dan dijual di pasar dengan harga yang sangat murah.

Harga ikan bandeng yang normalnya seharga Rp 12 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogramnya, saat ini ikan bandeng dan mujaer turun harga menjadi hanya Rp 2 ribu hingga Rp 3 ribu per kilogramnya.

Selain itu ukuran ikan bandeng yang masih kecil dan belum layak panen juga melimpah di pasaran. 

Kondisi ini banyak dikeluhkan oleh para petani tambak di Lamongan.

Guna merespon kejadian anjloknya harga ikan tambak di Lamongan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan sidak ke TPI Lamongan di Jalan Kusuma Bangsa Lamongan, Kamis (13/6/2018). 

Gubernur Khofifah menyerap langsung aspirasi para petani tambak yang mengadu dan mengeluhkan kondisi murahnya ikan bandeng, ikan mujaer dan juga ikam tombro yang hanya laku Rp 2 ribu hingga Rp 3 ribu perkilogramnya.

Harga tersebut dikatakan petani tambak sangat tidak sesuai dengan operasional untuk membudidayakan ikan tambak.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Khotimah, salah satu petani ikan bandeng di TPI Lamongan yang sempat berdialog dengan Khofifah.

"Ikannya hanya laku Rp 2 ribu satu kilo untuk yang kecil-kecil. Yang agar besar lakunya Rp 5 ribu, padahal biasanya Rp 20 ribu satu kilogramnya," kata Khotimah. 

Ia berharap agar Khofifah segera melakukan tindakan agar harga ikan tambak di Lamongan bisa kembali menjadi normal.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved