Kilas Balik

Benarkah Soekarno Pernah Perintahkan Membuat Bom Nuklir di Indonesia? Ini Kronologi yang Beredar

Pernah beredar kabar kalau Soekarno sempat memerintahkan untuk membuat bom nuklir pada masa kepemimpinannya

Benarkah Soekarno Pernah Perintahkan Membuat Bom Nuklir di Indonesia? Ini Kronologi yang Beredar
Kolase Australianethical dan Tribunnews
Benarkah Soekarno Pernah Perintahkan Membuat Bom Nuklir di Indonesia? 

LTA juga sangat aktif berkeliling dunia untuk mempelajari bagaimana sebuah negara mengelola nuklir.

Negara adidaya semacam AS juga tak luput dari agenda kerjasama LTA, termasuk berkolaborasi dengan International Atomic Energy Agency (IAEA).

AS yang kala itu dipimpin John F Kennedy, memandang proyek nuklir Indonesia bersifat damai, ditandai dengan kerjasama bilateral AS dan Indonesia pada Juni 1960.

Hubungan Soekarno dan John F Kennedy membuat Indonesia mampu melakukan pengayaan uranium
Hubungan Soekarno dan John F Kennedy membuat Indonesia mampu melakukan pengayaan uranium (Pinterest)

Banyak keuntungan yang didapat Indonesia dari kerjasama itu, seperti AS mengirimkan tenaga ahli pernuklirannya untuk mengajari ilmuwan-ilmuwan Indonesia melakukan pengayaan uranium.

Padahal, ilmu dan peralatan pengayaan uranium sangatlah berharga dan tak setiap negara mau memberikan ilmunya ke negara lain.

Pada tahun 1965, Indonesia meresmikan pengoperasian reaktor nuklir pertamanya yang diberi nama Triga Mark II.

Program nuklir Indonesia semuanya tampak berjalan mulus sampai akhirnya Kennedy ditembak mati.

Sepeninggal Kennedy, hubungan AS-Indonesia jadi suram dan program nuklir Indonesia yang didukung Paman Sam jadi tak jelas nasibnya.

Saat itulah berkecamuk Perang Vietnam dan Inggris kembali untuk pembentukan Federasi Malaya.

Saat itulah muncul kabar kalau Soekarno membelokkan program nuklir Indonesia menjadi senjata untuk melawan ancaman asing.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved