Berita Surabaya

Sejak Beroperasi, Suroboyo Bus Kumpulkan 39 Ton Botol Bekas dari Penumpang, Segini Nilai Rupiahnya

Sejak dioperasikan pertengahan 2018 lalu, Suroboyo Bus menjadi transportasi percontohan terkait kepedulian lingkungan.

Sejak Beroperasi, Suroboyo Bus Kumpulkan 39 Ton Botol Bekas dari Penumpang, Segini Nilai Rupiahnya
surya.co.id/ahmad zaimul haq
DILELANG - Petugas mengumpulkan botol bekas tiket naik bus Suroboyo di Terminal Purabaya, Bungurasih, Sidoarjo, Rabu (12/6/2019). Pemkot Surabaya telah melelang 36 ton sampah botol bekas dari tiket Suroboyo di Dirjen Kekayaan Negara dan menghasilkan Rp 150 juta. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sejak dioperasikan pertengahan 2018 lalu, Suroboyo Bus menjadi transportasi percontohan terkait kepedulian lingkungan. Bus yang bayarnya pakai botol plastik bekas itu telah menghasilkan sampah plastik bernilai ratusan juta rupiah. 

Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi menuturkan bahwa dunia mengapresiasi Suroboyo Bus karena mengurangi sampah plastik. 

"Banyak yang tanya, dikemanakan hasil bayar sampah botolnya? Saat ini sudah 39 ton sampah botol terkumpul," ucap Eri, Rabu (12/6/2019).

Bus yang desainnya full kaca mirip bus di Singapura itu menjadi pilihan warga Surabaya. Masih terus dikaji sejauh mana efektivitas keberadan bus ini bisa mengalihkan kendaraan pribadi ke angkutan umum yang nyaman. 

Salah satu catatan adalah masih lamanya masa tunggu bus. Ini yang menurut Eri akan dipertimbangkan apakah perlu penambahan unit bus lagi. Namun dipastikan bus itu hingga 2020 masih akan menjadi bus bertikai sampah botol plastik.

Saat ini sampah botol plastik melalui Suroboyo Bus sudah terkumpul sebanyak 39 ton. Meski berupa sampah, karena merupakan kekayaan negara sehingga untuk menjualnya harus melalui lelang terbuka melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

Hasilnya didapatkan penawar lelang tertinggi yakni Rp 150 juta. Hasil penjualan tersebut masuk pendapatan asli daerah (PAD) kota Surabaya.

Model lelangnya tidak seperti lelang di Pemkot. Tapi lelang terbuka dengan mengajukan penawaran langsung hingga laku Rp 150 juta. Ini penawar lelang tertinggi.  

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved