Pilpres 2019

Perusuh Curi Pistol Brimob & Uang Rp 50 Juta dengan Cara Pecah Kaca Mobil Brimob, Terungkap di CCTV

Perusuh yang mencuri pistol Brimob dan uang sebesar Rp 50 juta dari mobil Brimob saat kerusuhan 22 Mei ditangkap aparat kepolisian.

Perusuh Curi Pistol Brimob & Uang Rp 50 Juta dengan Cara Pecah Kaca Mobil Brimob, Terungkap di CCTV
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Kericuhan peserta aksi unjuk rasa terjadi di Jalan KH Wahid Hasyim arah perempatan jalan Sabang, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019) malam. 

"Tolong diingat ini benda-benda mematikan, bukan benda-benda biasa. Publik harus paham bahwa kejadian kerusuhan yang mengawali massa perusuh. Mereka menyerang duluan," ucap Iqbal.

Iqbal mengatakan, kepolisian melakukan upaya pembubaran kelompok perusuh.

Kepolisian menggunakan gas air mata, water canon, peluru karet dan peluru hampa.

Ia kembali menegaskan bahwa aparat yang bertugas pada 21-22 Mei, baik dari TNI atau Polri, tidak dilengkapi peluru tajam.

Dampak dari penyerangan kelompok perusuh, sebanyak 233 polisi terluka.

Rinciannya, 225 polisi menjalani rawat jalan dan delapan dirawat inap.

Di antara mereka, ada polisi yang mengalami patah rahang hingga patah tangan.

Berdasarkan kronologi tersebut, Kepolisian menduga kerusuhan sudah direncanakan.

Ada pihak yang memobilisasi kelompok perusuh.

"Jadi bukan hanya memprovokasi, melukai, bahkan mungkin menghilangkan nyawa petugas," kata Iqbal. (Kompas.com)

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved