Berita Sampang

Pelaku Pembakaran Polsek Tambelangan Sampang Tambah 3 Orang, Polda Jatim: '13 Tersangka Masih Buron'

Anggota Ditreskrimum Polda Jatim menangkap tiga tersangka baru kasus pembakaran Polsek Tambelangan Sampang

Pelaku Pembakaran Polsek Tambelangan Sampang Tambah 3 Orang, Polda Jatim: '13 Tersangka Masih Buron'
Tribunjatim.com/Luhur Pambudi
Satiri, Bukrori, Rahim, tiga tersangka baru kasus dugaan pembakaran Polsek Tambelangan Sampang saat digelandang petugas di halaman Dirkirmum Polda Jatim 

SURYA.co.id | SURABAYA - Anggota Ditreskrimum Polda Jatim menangkap tiga tersangka baru kasus pembakaran Polsek Tambelangan Sampang, Rabu (12/6/2019). Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, mengatakan ditangkapnya ketiga tersangka baru itu menambah daftar tangkapan pelaku yang telah ditahan Polda Jatim.

Semula telah ada enam orang pelaku, kini menjadi sembilan pelaku yang telah ditahan. Penangkapan ini hasil dari proses penyelidikan kami. Ketiganya kami tangkap kemarin," katanya saat gelar jumpa pers di Halaman Gedung Reskrimum Polda Jatim, Rabu (12/6/2019).

Ketiga pelaku yang baru ditangkap itu diantaranya bernama, Satiri (42), Bukhori (33), dan Abdul Rahim (49). Mereka berasal dari desa yang sama yakni Desa Samaran, Tambelangan, Sampang, Madura.

Kasubdit I Kamneg Dirkrimum Polda Jatim, AKBP Suryono, menambahkan peran ketiga pelaku ini hanya ikut-ikutan melempar batu saat insiden pembakaran Mapolsek Tambelangan.

"Mereka ikut melakukan pelemparan batu ke arah Mapolsek Tambelangan," lanjutnya.

Suryono menambahkan, ketiga pelaku Selasa (11/6/2019) kemarin menyerahkan diri ke Mapolres Sampang.

"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Krimum Polres Sampang sebagai saksi setelah dilihat ternyata mereka terpenuhi semua unsur, mereka lalu kami naikan sebagai tersangka," kata Suryono.

"Jadi yang sudah kami tahan 9 orang. Sebanyak 13 orang masih buron. Kami tidak menetapkan batasan waktu pengejaran," lanjutnya.

Sementara itu, satu pelaku pembakaran yang bernama Satiri mengungkapan, tidak ada intruksi dari pihak tertentu yang mengajaknya melakukan pengerusakan.

"Ikut melempari, karena ikut-ikutan aja. Tapi tak niat buruk," tandas Satiri.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved