Berita Bojonegoro

MUI Bojonegoro : Tolak Aksi Kerusuhan Sengketa Pilpres 2019, Tetap Jaga Persatuan

Tetap menjaga kedamaian, persatuan dan kesatuan NKRI. Serta menolak keras adanya kerusuhan yang bisa menyebabkan kerugian

MUI Bojonegoro : Tolak Aksi Kerusuhan Sengketa Pilpres 2019, Tetap Jaga Persatuan
surya.co.id/m sudarsono
Ketua MUI Bojonegoro KH. Djauhari Hasan 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bojonegoro menanggapi persidangan gugatan Pilpres 2019 yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK), oleh paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uo

Disampaikan Ketua MUI Bojonegoro, KH. Djauhari Hasan, tanpa bermaksud untuk menghalangi hak berekpresi, berpendapat setiap orang yang dijamin Undang-Undang.

Maka lebih baik diupayakan duduk bersama mengedepankan etika dan musyawarah, atas suatu masalah, termasuk sengketa Pilpres ini.

"Tetap menjaga kedamaian, persatuan dan kesatuan NKRI. Serta menolak keras adanya kerusuhan yang bisa menyebabkan kerugian dan kesengsarangan bagi bangsa Indonesia," ujar Ketua MUI Bojonegoro.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga suasana kondusivitas dan berharap tidak ada pergerakan massa ke Jakarta nanti, saat sidang di MK digelar.

Kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak terpancing isu-isu provokasi yang mengarah kepada perpecahan bangsa, serta tindakan inkonstitusional yang dapat merugikan bangsa dan Negara Republik Indonesia.

"Kita harus taat pada mekanisme hukum. Dalam hal sengketa Pilpres ya kewenangan MK, jangan bertindak anarkis saat jalannya persidangan," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendaftarkan permohonan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada 24 Mei lalu.

Sidang perdana akan dimulai pada tanggal 14 Juni 2019. Sedangkan untuk sidang putusan akan digelar pada 28 Juni 2019.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved