Citizen Reporter

Mahasiswa UKDC Berbagi Pengetahuan di Kampung Lontong Surabaya

Mahasiswa UKDC tergerak untuk membantu promosi UMKM lontongt dan menghidupkan kembali paguyuban dalam UMKM yang sempat vakum beberapa saat.

Mahasiswa UKDC Berbagi Pengetahuan di Kampung Lontong Surabaya
ist/citizen reporter
Mahasiswa UKDC Surabaya saat melakukan pengabdian masyarakat di kawasan Kampung Lontong, Surabaya. 

SURYA.co.id | Kawasan jl Banyu Urip Lor, Kelurahan Kupang Krajan, kota Surabaya, dikenal sebagai produsen lontong terbesar di Surabaya. Karenanya, kawasan ini dijuluki Kampung Lontong

Saat ini produksi lontong di Kampung Lontong dalam sehari bisa mencapai puluhan ton. 

Hal ini sangat luar biasa mengingat produsennya yang terdiri dari para pengusaha mikro dengan berbagai keterbatasannya

Sayangnya, keberadaan kampung lontong ini masih belum populer, bahkan di benak warga Surabaya sendiri. 

Padahal mayoritas warga di sana telah memproduksi lontong sejak tahun 1990.

Bahkan mendengar Kampung Lontong saja masih asing bagi sebagian besar warga Surabaya apalagi kaum milenial.

Hal ini dikarenakan kurangnya promosi baik dari Kampung Lontong, maupun akses menuju ke lokasi yang sulit.

Letaknya yang hanya dapat dijangkau menggunakan sepeda motor atau berjalan kaki, menurunkan antusiasme masyarakat yang ingin melihat dan mengetahui lebih jauh soal UMKM Lontong tersebut. Padahal sudah banyak media online yang mulai meliput eksistensi keberadaannya.

Melihat permasalahan tersebut, Kegiatan Pengabdian Masyarakat dari mahasiswa Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC) Surabaya tergerak untuk membantu promosi dari UMKM tersebut dan menghidupkan kembali paguyuban dalam UMKM yang sempat vakum beberapa saat. 

Tidak hanya itu, kelompok Mahasiswa Pengabdian Masyarakat ini juga melihat permasalahan lain terkait UMKM dan permasalahan sosial yang dihadapinya.

Halaman
12
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved