Berita Regional

Kisah Alifa Derita Tumor Ganas di Pipi, Benjolan Semakin Membesar dan Cuma Bisa Menangis Kesakitan

Ia hanya bisa merengek dan menangis kesakitan, terutama saat menguyah makanan di mulutnya.

Kisah Alifa Derita Tumor Ganas di Pipi, Benjolan Semakin Membesar dan Cuma Bisa Menangis Kesakitan
kompas.com/idham khalid
Alifa, bocah 3 tahun asal Kelurahan Prapen, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, yang menderita tumor ganas di bagian pipi. 

SURYA.co.id - Tumor ganas di bagian pipi dan rahang yang diderita Alifa (3), membuatnya tak bisa bermain dan beraktivitas seperti balita normal seusianya.

Ia hanya bisa merengek dan menangis kesakitan, terutama saat menguyah makanan di mulutnya.

Bocah asal Kelurahan Prapen, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat ini menderita penyakit tersebut sejak bulan April 2019.

Juhaidi (33), ayah Alifa, menuturkan, awalnya tumor itu berupa benjolan di rahang kiri putrinya.

Tak disangka, benjolan itu tersebut semakin membesar.

Saat ini, Alifa masih bisa berjalan dengan normal, namun setiap tumornya kumat atau melakukan aktivitas dengan mulut, ia pun menangis kesakitan.

Juhaidi dan istrinya, Baiq Eka Wahyuningsih, kerap menuruti apa saja permintaan makanan yang diinginkan putri semata wayangnya itu.

"Kesulitan makan. Apapun makanannya kami tidak pernah larang, asalkan Alifa mau makan, syukur," tuturnya ketika ditemui di kediamannya, Minggu (9/6/2019).

Selain merasa kesakitan ketika mengunyah dan menelan, Alifa kerap menangis saat tumornya kumat.

"Dia sering menangis di malam hari kalau dia rasakan tumornya sakit," katanya.

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved