Liga 1 2019

Antisipasi Jadwal Padat, Djanur Matangkan Fisik Pemain Persebaya Surabaya

Tim besutan Djadjang Nurdjaman itu akan jalani empat laga hanya dalam waktu 13 hari.

Antisipasi Jadwal Padat, Djanur Matangkan Fisik Pemain Persebaya Surabaya
surya.co.id/habibur rohman
Para pemain Persebaya digenjot latihan fisik guna menghadapi jadwal laga yang cukup padat. 

SURYA.co.id, SURABAYA – Persebaya menghadapi jadwal cukup ketat di bulan Juni-awal Juli 2019. Tim besutan Djadjang Nurdjaman itu akan jalani empat laga hanya dalam waktu 13 hari.

Hadapi Madura United di perempat final Piala Indonesia, 19 dan 27 Juni. Sambangi markas Borneo FC (23/6/2019) Liga 1 pekan ke-5, dan jamu Persela Lamongan pekan ke-6 (1/7/2019).

Itu tidak termasuk satu laga di semifinal Piala Indonesia di 30 Juni, jika saja Persebaya berhasil menghadang Madura di perempat final.

Akan lakoni jadwal padat, Djanur mempersiapkan timnya sedini mungkin dengan mematangkan fisik pemain.

Termasuk hingga dua hari kedepan, disampaikan mantan pelatih Persib itu, menu latihan masih akan fokus pada peningkatan kondisi fisik pemain, setelah dua hari latihan sebelumnya (termasuk hari ini) juga menggarap menu fisik.

“Saya sudah sampaikan pada pemain, apapun yang mau kami lakukan tanpa dibarengi kondisi fisik yang prima akan tidak maksimal. Untuk itu di awal-awal ini 1-4 hari kami siapkan (peningkatan fisik),” terang Djanur usai pimpin latihan tim di Lapangan Polda Jatim, Selasa (11/6/2019).

Termasuk latihan sore tadi, meski sudah dalam bentuk mini shet game, dikatakan pelatih 60 tahun itu, tujuan latihan masih dalam rangka peningkatan fisik.

“Itu masih bagian dari menaikkan kondisi fisik, bahkan masih aerobik. Menu aerobik sampai hari ini, besok sudah anaerob, streng, kemudian bertahap ke speed endurance, di hari-hari berikutnya, sampai empat hari, karena saya butuh untuk mengambilkan kondisi fisik,” tambah Djanur.

Fokus peningkatan latihan fisik dua hari awal, Djanur pimpin latihan seorang diri. Asisten pelatih, Bejo Sugiantoro izin dan baru akan gabung 12 Juni besok. Sementara pelatih fisik sebelumnya, Rudy Eka Priyambada sudah diberhentikan.

Meski memimpin latihan tim seorang diri selama dua hari awal, disampaikan Djanur, dirinya tidak terlalu khawalahan.

 "Saya enjoy saja, dan Insya Allah saya bisa menangani ini, Bejo yang lagi izin, tidak ada pelatih fisik, terpaksa saya harus tangani sendiri. Saya pikir, saya bisa atur semuanya dengan bantuan ofisial yang lain,” pungkas pelatih asal Majalengka tersebut.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved