Pilpres 2019

Alasan Bareskrim Polri Tolak Laporan Eks Komandan Tim Mawar Kopassus, Chairawan Geram Karena Ini

Bareskrim Mabes Polri menolak laporan eks Komandan Tim Mawar Mayjend TNI (Purn) Chairawan terkait artikel di Majalah Tempo edisi 10-16 Juni 2019.

Alasan Bareskrim Polri Tolak Laporan Eks Komandan Tim Mawar Kopassus, Chairawan Geram Karena Ini
kompas.com
Eks Komandan Tim Mawar Laporkan Majalah Tempo ke Dewan Pers, Tuntut Minta Maaf ke Fauka Noor Farid 

SURYA.co.id | JAKARTA - Bareskrim Mabes Polri menolak laporan eks Komandan Tim Mawar Mayjend TNI (Purn) Chairawan terkait artikel di Majalah Tempo edisi 10-16 Juni 2019.

Dalam laporan utama Majalah Tempo itu memuat judul Tim Mawar dan Rusuh Sarinah.

Namun, Bareskrim Mabes Polri menolak laporan Chairawan karena harus menunggu proses pemeriksaan dan keputusan Dewan Pers.

Chairawan mengaku geram lantaran namanya turut disebut terlibat dalam kerusuhan di Jakarta 21-22 Mei 2019.

Menurut Chairawan, kalaupun memang ada mantan anggota atau personel yang terlibat dalam aksi kerusuhan 21 22 Mei 2019, tidak bisa disebut sebagai tim.

"Kalaupun ada, itu kan personel atau anggota. Nggak mungkin satu orang dibilang tim, atau dua orang disebut tim. Tim itu artinya banyak," ujar Chairawan.

Chairawan mengaku sampai membuka kamus untuk memahami kata tim yang dipakai sebagao cover Majalah Tempo.

Ia mengaku tidak bisa memastikan adanya keterlibatan personel Tim Mawar dalam kerusuhan 21 22 Mei lalu.

Komandan Tim Mawar Mayjen TNI (Purn) Chairawan mendatangi Bareskrim Polri untuk berkonsultasi terkait rencana melaporkan majalah Tempo, Selasa (11/6/2019).
Komandan Tim Mawar Mayjen TNI (Purn) Chairawan mendatangi Bareskrim Polri untuk berkonsultasi terkait rencana melaporkan majalah Tempo, Selasa (11/6/2019). ((CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com))

Hanya saja dirinya enggan image buruk muncul lagi kepada Tim Mawar akibat pemberitaan tersebut.

Chairawan menyebut apabila terlibat dalam kerusuhan 22 Mei yang membawa korban jiwa, tak ada pihak yang bisa melindungi dirinya.

"Umur saya 63, mau cari apa lagi. Siapa yang membela saya kalau saya melanggar," kata Chairawan di kantor Bareskrim, Jakarta, Rabu (12/6).

Halaman
123
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved