Berita Sumenep Madura

Tujuan Bupati Sumenep A Busyro Karim Lelang 6 Jabatan Kepala Dinas di Lingkungan Pemkab Sumenep

Enam Satuan Kerja ( Satker ) di lingkungan Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Sumenep yang kosong karena pejabatnya pensiun atau dimutasi segera terisi.

Tujuan Bupati Sumenep A Busyro Karim Lelang 6 Jabatan Kepala Dinas di Lingkungan Pemkab Sumenep
surya/khairul amin
Bupati Sumenep KH A Busyro Karim (kiri) dalam sebuah acara. 

SURYA.co.id | SUMENEP - Enam Satuan Kerja ( Satker ) di lingkungan Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Sumenep yang kosong karena pejabatnya pensiun  atau dimutasi segera terisi.

Kepastian itu setelah Bupati Sumenep KH A Busyro Karim melalui membuka proses lelang. Bupati mulai membuka pendaftaran bagi PNS atau ASN yang berminat mengikuti seleksi enam calon kepala dinas tersebut.

“ Sejak Senin (10/6/2019) ini kami membuka seluas-seluasnya bagi Aparatur Sipil Negara ( ASN ) yang berminat untuk ikut serta dalam lelang jabatan kepala dinas atau jabatan pimpinan tinggi yang kosong,” ujar Bupati Sumenep, KH A Busyro Karim.

Menurut mantan Ketua DPRD Sumenep ini, untuk mengisi kekosongan sejumlah pimpinan tinggi pratama memang harus melalui seleksi terbuka sesuai dengan ketentuan prosedur yang diatur dalam perundang-undangan. karena itu, prosesnya dilalui dengan membentukan tIm Panitia Seleksi (Pansel) yang diambil dari orang-orang dari berbagai unsur, termasuk dari unsur perguruan tinggi.

“Pansel sudah ada dan dalam minggu ini sudah mulai bekerja menarima pendaftaran dan menseleksi calon pimpinan tinggi pratama yang berminat ikut seleksi,” sambung Busyro.

Hanya , lanjut Busyro, untuk bisa mengikuti seleksi calon pimpinan tinggi pratama adalah mereka yang sudah memenuhi syarat yang diatur dalam perundang-undangan yang ada. Mulai dari syarat jabatan, PNS / ASN, kedudukan, umur dan termasuk syarat kesehatan bagi calon pimpinan.

“ Jadi, tidak semua PNS atau ASN bisa mendaftar untuk ikut seleksi calon pimpinan, tetapi ada persyaratan khusus yang harus terpenuhi. Jika tidak terpenuhi persyaratan tersebut, pasti tidak dapat ikut seleksi,” kata buoati dua periode ini.

Sedangkan tujuan lelang jabatan pimpinan tinggi pratama untuk menjamin pejabat mendapatkan posisi sesuai dengan kompetensinya. Sekaligus, memberikan jaminan kepada Bupati untuk bisa melihat pejabatnya memang memiliki kompetensi yang sesuai.

Enam Satker yang belum diisi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, yakni Dinas PU Pengairan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Satpol PP, Dispertahortbun, BKPD, Dinas Kesehatan.

Penulis: Moh Rivai
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved