Berita Tulungagung

Remaja Buang Bayi di Toilet Puskemas Kauman Tulungagung, Polisi Ambil Sampel DNA Terduga Ayah Bayi

Pengambilan sampel DNA ini untuk memastikan hubungan darah antara bayi yang dibuang di toilet Puskesmas Kauman Tulungagung dan K.

Remaja Buang Bayi di Toilet Puskemas Kauman Tulungagung, Polisi Ambil Sampel DNA Terduga Ayah Bayi
surya.co.id/david yohanes
Petugas  Polres Tulungagung melakukan olah TKP di toilet (WC) Puskesmas Kauman terkait siswi yang melahirkan lalu membuangnya di toilet tersebut.  

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Kasus pembuangan bayi oleh seorang remaja putri dengan nama samaran Kiki (16) di Puskesmas Kauman terus berlanjut.

Berkas perkara dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tulungagung dinyatakan P-18 atau belum lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Berkas dikembalikan untuk dilengkapi kembali, sebelum dilimpahkan ulang ke JPU.

Kepala UPPA Polres Tulungagung, Ipda Retno Pujiarsih mengatakan, JPU meminta dilakukan tes DNA kepada K, terduga ayah biologis bayi yang dibuang.

“Kalau bayinya dan ibunya kan sudah diambil sampel dan dilakukan tes DNA. Kalau terduga ayah biologisnya belum pernah,” terang Retno.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tulungagung, Ipda Retno Pujiarsih.
Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tulungagung, Ipda Retno Pujiarsih. (surya.co.id/david yohannes)

Pengambilan sampel DNA ini untuk memastikan hubungan darah antara bayi dan K.

Sebab sebelumnya saksi dan bukti di lapangan sangat minim, untuk membuktikan hubungan keduanya.

Dengan tes DNA, maka K tidak bisa mengelak dalam proses hukum.

“Sebenarnya dia sudah mengakui, bahwa memang bersetubuh dengan ibu bayi. Tapi pengakuan saja kan gak cukup, harus ada alat bukti,” sambung Retno.

Retno mengaku tidak tahu hasil tes DNA ini digunakan untuk apa.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved