Polisi Lakukan Olah TKP Perampokan Rumah di Lumajang

Polres Lumajang melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) lokasi perampokan di Dusun Meleman, Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Lumajang

Polisi Lakukan Olah TKP Perampokan Rumah di Lumajang
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Polisi memeriksa pintu belakang rumah Somat yang dibuka perampok di Lumajang. 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Jajaran Satreskrim Polres Lumajang melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) lokasi perampokan di Dusun Meleman, Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, kabupaten Lumajang, Selasa (11/6/2019).

Olah TKP itu dipimpin oleh Kapolres Lumajang, AKBP M Arsal Sahban di TKP yakni di rumah Abdul Somat (35).

AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan, berdasarkan keterangan pemilik rumah, pelaku masuk rumah melalui pintu dapur yang terbuat dari anyaman bambu.

"Menurut keterangan korban, para pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel jendela kamar namun tidak bisa terbuka. kemudian pelaku menuju ke arah dapur dan mencongkel pintu dapur yang terbuat dari anyaman bambu. Setelah berhasil membuka pintu dapur pelaku masuk ke dalam rumah," ujar Arsal.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (9/6/2019) dini hari. Perampok membawa kabur tiga unit sepeda motor, dan uang tunai sebesar Rp 5 juta dari rumah tersebut.

"Analisa saya pelaku berjumlah minimal enam orang. Kami akan kumpulkan informasi melalui olah TKP dan mencari bukti-bukti yang ditinggalkan oleh tersangka," imbuh Arsal. Polres Lumajang akan mengerahkan Tim Cobra Polres Lumajang untuk menelusuri kasus tersebut.

"Saya akan kerahkan Tim Cobra Polres Lumajang untuk menelusuri kasus ini dan segera menangkap pelaku perampokan tersebut. Mereka komplotan yang cukup meresahkan warga dan harus segera kami tangkap,” tegas Arsal.

Sementara itu, Kasareskrim Polres Lumajang yang juga Ketua Tim Cobra, AKP Hasran menambahkan, pihaknya masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi, ditambah dengan hasil olah TKP tersebut.

"Kami akan pelajari modusnya melalui hasil olah TKP ini, dan mencari keterkaitan dengan kasus-kasus yang pernah terjadi sebelumnya,” tegas Hasran.

Perampokan yang terjadi pukul 01.00 Wib itu membuat Somat menderita kerugian sekitar Rp 40 juta. Kerugian itu terdiri atas tiga unit sepeda motor, dan uang tunai Rp 5 juta.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved