Berita Mojokerto

Pembuang Bayi di Mojokerto Dijerat Undang Undang Perlindungan Anak, Segini Ancaman Hukumannya

Kapolsek Bangsal, Mojokerto, Jawa Timur, AKP Suparmin, menghimbau kepada orang tua bayi agar segera mengambil bayinya dalam waktu 1x24 jam..

Pembuang Bayi di Mojokerto Dijerat Undang Undang Perlindungan Anak, Segini Ancaman Hukumannya
surya.co.id/febrianto ramadani
Kondisi bayi yang dibuang di teras rumah warga Bangsal, Mojokerto yang kini di Rumah Sakit Sido Waras, Selasa Siang (11/6/2019). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Kapolsek Bangsal, Mojokerto, Jawa Timur, AKP Suparmin, menghimbau kepada orang tua bayi agar segera mengambil bayinya dalam waktu 1x24 jam..

"Apabila orang tua bayi tidak mengambil bayinya dalam kurun waktu 1x24 jam, bayi akan diserahkan ke unit perlindungan anak dan perempuan Polres Mojokerto untuk segera dilakukan proses penyelidikan," Ujar Suparmin kepada Tribunjatim, Selasa siang (11/6/2019).

Jik setelah dilakukan proses penyelidikan, lanjut Suparmin, pembuang bayi bisa dikenakan Undang Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

"Ketika dilakukan penyelidikan oleh Unit Perlindungan Perempuan Dan Anak, dan apabila ditemukan dugaan tindakan penelataran bayi yang tidak punya dosa ini, dikenakan undang undang perlindungan anak dengan hukuman penjara empat tahun." Kata Suparmin.

Penemuan sosok Bayi berjenis kelamin laki laki, ditemukan di teras rumah seorang takmir masjid, Ali Mujahidin, Bangsal, Mojokerto, Rabu (05/06/2019) pukul 02.30 WIB dini hari.

Ketika ditemukan, bayi yang memiliki berat sebesar 4 kilogram, dengan panjang 57 centimeter itu dalam kondisi kedinginan menggigil, ditutupi selimut berwarna biru dan memakai pakaian dengan posisi terlentang.

Bayi tersebut sedang  di Rumah Sakit Sidowaras untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dari pihak rumah sakit.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved