Berita Tulungagung

Pembagian Sertifikat Tanah PTSL di Sambirobyong Tulungagung Diprotes Warga, Begini Pernyataan Kades

Pembagian sertifikat tanah program PTSL di Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, Selasa (11/6/2019) diwarnai protes warga.

Pembagian Sertifikat Tanah PTSL di Sambirobyong Tulungagung Diprotes Warga, Begini Pernyataan Kades
surya/david yohanes
Petugas Kantor Pertanahan Tulungagung melayani penyerahan sertifikat tanah program PTSL di Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Pembagian sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, Selasa (11/6/2019) diwarnai protes warga. Sebab, banyak warga yang membayar hingga jutaan rupiah untuk mendapatkan sertifikat tanah tersebut.

Namun, Kepala Desa Sambirobyong, M Akris Riyanto, membantah keluhan warga. Akris menyebut uang yang dibayarkan warga sebenarnya bukan untuk PTSL, namun pembuatan akta tanah.

“Sebelumnya, ada inisiatif pemerintah desa untuk mengurus akta tanah warga secara kolektif,” terang Akris.

Pembagian Sertifikat Tanah Program PTSL di Desa Sambirobyong Tulungagung Sempat Diprotes Warga

Pengurusan akta tanah secara kolektif ini juga sudah dilakukan pada 2016 dan 2017.

Menurutnya, saat itu belum ada program PTSL di desanya.

Pada 2018, program PTSL masuk ke Desa Sambirobyong, Akris mengaku lepas tangan.

“Setelah ada PTSL, saya serahkan semua ke panitia (Pokmas),” sambung Akris.

Akris menegaskan, uang yang sudah dibayarkan warga tidak mungkin kembali.

Sebab, uang itu untuk pembiayaan penerbitan akta tanah, antara lain untuk pembayaran ke Kecamatan Sumbergempol.

Akris memastikan semua akta tanah yang diurus warga sudah jadi dan diterbitkan.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved