Berita Tulungagung

Pembagian Sertifikat Tanah Program PTSL di Desa Sambirobyong Tulungagung Sempat Diprotes Warga

Sertifikat tanah warga Desa Sambirobyong, Sumbergempol, Tulungagung, yang ikut Program PTSL telah selesai diterbitkan dibagikan

Pembagian Sertifikat Tanah Program PTSL di Desa Sambirobyong Tulungagung Sempat Diprotes Warga
surya/david yohanes
Petugas Kantor Pertanahan Tulungagung melayani penyerahan sertifikat tanah program PTSL di Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Sertifikat tanah warga Desa Sambirobyong, Sumbergempol, Tulungagung, yang ikut Program Pendataan Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) telah selesai diterbitkan dibagikan, Selasa (11/6/2019). Namun, proses pembagian sertifikat tanah ini sempat diwarnai protes warga.

Warga menilai pihak pemerintah desa dan Kantor Pertanahan Tulungagung tidak transparan soal biaya PTSL.

“Kami minta Kades dan Kepala Kantor Pertanahan Tulungagung terbuka soal biaya PTSL,” ujar seorang warga bermana Mualimin.

Namun protes Mualimin dan kawan-kawannya tidak digubris, dan pembagian sertifikat tetap dilanjutkan.

Seorang warga bernama Tuwuh (65) mengatakan, dirinya sudah membayar Rp 7.000.000 untuk mengurus lima sertifikat.

Uang diterima langsung oleh kepala desa tahun 2018. Saat itu tidak ada penjelasan proses sertifikasi itu.

Hingga akhirnya muncul program PTSL, dirinya kembali diminta membayar Rp 1.500.000 untuk lima sertifikat.

Namun setelah dibagikan, hanya tiga sertifikat yang sudah jadi dan dua lainnya dijanjikan menyusul.

“Nanti uang saya yang Rp 7.000.000 kira-kira apa dikembalikan ya? Tidak ada penjelasan sampai sekarang,” ucap Tuwuh polos.

Sementara Sumino (53), warga Dusun Centong, Desa Sambirobyong mengatakan, sudah membayar Rp 12 juta untuk tiga sertifikat.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved