Berita Surabaya

Kejati Jatim: Ahmad Dhani akan Dikembalikan ke Rutan Cipinang Jakarta

Ahmad Dhani akan dikembalikan ke Rutan Cipinang Jakarta setelah mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Kejati Jatim: Ahmad Dhani akan Dikembalikan ke Rutan Cipinang Jakarta
tribun jatim/kukuh kurniawan
Ahmad Dhani umbar senyum saat keluar Rutan Medaeng jelang sidang vonis di PN Surabaya, Selasa (11/6/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Seusai putusan vonis kasus 'vlog idiot', kuasa hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian, menyatakan tidak ada penahanan terhadap Ahmad Dhani. Aldwin menuturkan suami Mulan Jameela ini akan dipulangkan ke Jakarta pada Kamis (13/6/2019).

"Kalau (kasus) ini tadi otomatis tidak ada penahanan. Vonis ini tidak berkekuatan hukum tetap karena tadi saya langsung menyatakan banding mas Dhani sendiri langsung banding. Karena ancaman di bawah lima tahun di awal tidak ditahan maka tidak ada penahanan dan tidak ada perintah penahanan," kata Aldwin, Selasa (11/6/2019).

Aldwin menilai bahwa tidak ada satu pun yang menjadi pertimbangan dari majelis hakim atas keterangan tiga ahli yang didatangkan dari pihaknya maupun dari JPU.

Ini 3 Alasan Ahmad Dhani Ajukan Banding Seusai Divonis 1 Tahun Penjara Atas Kasus Vlog Idiot

"Yang pada substansinya harus menuduhkan perbuatan. Jadi tuduhan Pasal 27 Ayat 3 no 11 itu harus menuduhkan perbuatan," terangnya.

Sementara itu, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur memastikan Ahmad Dhani akan dikembalikan ke Rutan Cipinang Jakarta setelah mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya.

"Selanjutnya kami akan mengembalikan Ahmad Dhani ke tempat penahanan asalnya di Rutan Cipinang Jakarta," ujar Kasi Penkum Kejati Jatim  Richard Marpaung.

Ahmad Dhani menjadi tahanan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta sejak penasehat hukumnya dan jaksa mengajukan banding dalam perkara lain terkait ujaran kebencian yang divonis 18 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 31 Januari 2019.

Richard menjelaskan saat itu Dhani ditempatkan di Rutan Cipinang dan 10 hari kemudian dipindahkan ke Rutan Kelas 1 Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, atas permintaan Kejaksaan Negeri Surabaya.

Ini dilakukan demi memudahkan jalannya proses persidangan kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Surabaya yang telah berakhir hari ini.

"Untuk proses pemindahannya kembali ke Rutan Cipinang, kami perlu waktu mempersiapkan personel, surat-surat administrasi, akomodasi dan koordinasi dengan pihak rutan terkait. Diperkirakan membutuhkan waktu sekitar seminggu," pungkasnya.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

Penulis: Samsul Arifin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved