Jejak Digital Tersangka Makar Sofyan Jacob sebelum Aksi 22 Mei, Ini Seruannya ke Pendukung Capres 2!

Jejak digital mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen (purn) Pol Muhammad Sofyan Jacob sebelum aksi 22 Mei 2019 terungkap.

Editor: Musahadah
Youtube
Jejak Digital Tersangka Makar Sofyan Jacob sebelum Aksi 22 Mei, Ini Seruannya ke Pendukung Capres 2! 

SURYA.CO.ID - Jejak digital mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen (purn) Pol Muhammad Sofyan Jacob sebelum aksi 22 Mei 2019 hingga membuatnya ditetapkan sebagai tersangka makar terungkap. 

Sofyan Jacob sempat memberikan seruan kepada pendukung pasangan capres/cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno sebelum berunjuk rasa di kantor Bawaslu. 

Dalam seruannya, Sofyan Jacob sempat mengungkit soal ancaman makar yang bisa saja menjeratnya. 

Seruan itu diungkapkan dalam di Rumah Perjuangan Rakyat, pada Minggu (19/5/2019).

"Saya Sofyan Jacob rakyat biasa, saya bergabung dengan tim Prabowo sebagai relawan," ujar Sofyan.

"Saya berjuang untuk kemenangan Prabowo-Sandi agar ada perubahan di negara dan bangsa ini," tambahnya.

Di awal pembicaraannya, Sofyan mengatakan bahwa dirinya mengajak untuk menyampaikan pendapat yang dijamin oleh Undang Undang.

"Kebebasan berpendapat itu dijamin oleh Undang Undang, kebebasan berkumpul berserikat seperti ini dijamin oleh UU boleh, kita mengeluarkan pendapat jadi jangan ragu-ragu," kata Sofyan.

Bahkan, saat itu Sofyan sempat mengatakan bahwa dirinya tak akan pernah ditangkap karena kasus penyampaian pendapat hingga berujung makar.

"Banyak yang tanya pada saya bapak nanti ditangkap, itu yang mau ditangkap itu bodoh, tolol itu tidak ngerti dia UU saya katakan itu," katanya.

"Jadi saya sampaikan bahwa silakan masyarakat Indonesia mengeluarkan pendapat, kita tidak mau menggulingkan pemerintah, tidak ada niat, yang kita tuntut keadilan kejujuran."

Menurutnya, penyampaian pendapat tersebut merupakan kejujuran melawan kecurangan dalam pemilu.

"Kita hanya mengatakan tidak jujur kenapa dikatakan makar, makar itu kalau mau menggulingkan pemerintahan tapi dengan syarat-syarat," ujarnya.

Ia lalu memberikan imbauan agar demo di tanggal 22 Mei saat itu berlangsung dengan damai dan menyejukkan.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved