Berita Surabaya

Ini 3 Alasan Ahmad Dhani Ajukan Banding Seusai Divonis 1 Tahun Penjara Atas Kasus 'Vlog Idiot'

Setelah divonis satu tahun atas kasus vlog idiot yang dialaminya, Ahmad Dhani memberikan tanggapan kepada awak media mengenai putusan bandingnya.

Ini 3 Alasan Ahmad Dhani Ajukan Banding Seusai Divonis 1 Tahun Penjara Atas Kasus 'Vlog Idiot'
YouTube/Kompas TV
Ahmad Dhani Tertunduk dalam Sidang Vonis Kasus Vlog Idiot di Pengadilan Negeri Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Setelah divonis satu tahun atas kasus vlog idiot yang dialaminya, Ahmad Dhani memberikan tanggapan kepada awak media mengenai putusan bandingnya. Musisi Grup Band Dewa ini menjelaskan ada tiga poin alasan yang membuatnya mengajukan banding.

Pertama adalah fakta persidangan bahwa majelis hakim mengabaikan saksi ahli pembuat UU ITE yang menyatakan bahwa ada subjek hukum yg menjadi korban adalah orang perorangan bukan lembaga hukum ataupun apapun.

"Ya ini adalah saksi ahli yang membuat UUD ITE ini adalah saksi ahli yg mengetahui isyarat hukumnya apa. Kemarin bersaksi pada majelis hakim harus ada subjek hukum, sehingga tidak saling mereka-reka," ujar Dhani, Selasa, (11/6/2019).

Meski Divonis 1 Tahun Kurungan Penjara, Ahmad Dhani Langsung Menyatakan Banding

Kedua, saksi ahli dari JPU sendiri yaitu ahli pidana Yakobus menyatakan ini adalah pasal 315 hal ini berbeda dengan menuduhkan sesuatu.

"Tadi dijelaskan dengan kuasa hukum kami," lanjutnya.

Adapun ketiga, masih kata Dhani, di mana ada fakta yang disembunyikan.

"Yang melaporkan saya adalah pelaku persekusi dan kemarin di dalam fakta persidangan mereka adalah pelaku persekusi. Jadi tiga hal inilah yang menurut saya disembunyikan daripada fakta persidangan," lanjut suami Mulan Jameela tersebut.

Dhani pun dengan tegas menolak pertanyaan yang di luar hukum dia mengaku hanya ingin berbicara mengenai kasusnya.

"Saya tidak mau bicara di luar hukum saya tidak mau bicara ini politik atau tidak. Kita kan udah banding, jadi langsung disampaikan dibanding," tandasnya.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

Penulis: Samsul Arifin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved