Beranda Grahadi

Halal Bihalal Momentum Tepat Perkenalkan Nawa Bhakti Satya

Halal bihalal sekaligus bersilaturahim dalam rangka Idul Fitri 1440 H merupakan momentum tepat untuk memperkenalkan Nawa Bhakti Satya.

Halal Bihalal Momentum Tepat Perkenalkan Nawa Bhakti Satya
foto: istimewa/humas pemprov jatim
Gubernur Khofifah didampingi Wagub Emil Dardak dan istri dalam halal bi halal di Gedung Grahadi Surabaya, Selasa (11/6/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Halal bihalal sekaligus bersilaturahim dalam rangka Idul Fitri 1440 H
merupakan momentum tepat untuk memperkenalkan Nawa Bhakti Satya.

Pengenalan dan penguatan ini khususnya untuk para ASN di lingkup Pemprov Jatim,
sehingga pelayanan terbaik bisa diberikan pada masyarakat.

“Kami ingin menyisir, bersilaturahim, dan bermaaf-maafan sembari memberikan
pesan pembinaan kepegawaian dan memperkenalkan Nawa Bhakti Satya,” demikian
disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa seusai halal
bihalal dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) kab/kota dan
bupati/walikota se-Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (11/06).

Menurut Khofifah sapaan akrab Gubernur Jatim, penjelasan Nawa Bhakti Satya
sangatlah penting agar semua pegawai bisa memberi layanan sesuai slogan “CETTAR”.
Dengan demikian, sensitifitasnya akan terbangun dengan baik apalagi sensitifitas tidak
bisa hanya berupa given.

“Kita perlu para pegawai Pemprov Jatim tidak sekedar memberi respon cepat tapi
juga tanggap, akuntabel dan efisien,” ungkap orang nomor satu di Jatim ini sembari
menambahkan bahwa Nawa Bhakti Satya akan menjadi kristalisasi pada RPJMD
sehingga semua pegawai harus paham.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menambahkan, respon CETTAR
tersebut bisa ditunjukkan dengan melakukan pengecekan ketika ada pengaduan
masyarakat. Dicontohkan, jika ada jalan rusak bisa langsung dicek apakah milik provinsi,
nasional atau kab/kota sehigga bisa segera dicari jalan keluarnya. Begitupun juga untuk
pemaksimalan layanan pendidikan maupun kesehatan.

“Saya harap mereka tidak terkotak-kotak dalam segmen tugas pokok dan
fungsinya saja. Tapi mereka semua adalah aparat Pemprov, karena kita adalah Jatim
dan Jatim adalah kita,” pungkas Khofifah.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Khofifah didampingi Wagub Jatim Emil
Elestianto Dardak beserta istri Arumi Bachsin yang juga Ketua TP PKK Prov.
Jatim, serta Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono.

Sementara itu, beberapa bupati/walikota yang hadir antara lain Bupati dan
Sidoarjo, Bupati dan Wabup Pamekasan, Bupati Sumenep, Bupati dan Wabub Tuban,
Bupati Jombang, Bupati dan Wabub Madiun, Walikota dan Wawali Kota Batu, Plt. Bupati
Malang, Bupati Blitar, Bupati dan Wabup Gresik, Bupati dan Wabup Bangkalan, Bupati
Magetan, serta Bupati dan Wabup Ngawi.

Selain itu, hadir pula mantan Gubernur Jatim Imam Utomo Soeparno
dan mantan Wagub Jatim Saifullah Yusuf  yang akrab disapa
Gus Ipul. (humas pemprov jatim)

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved