Piala Indonesia 2019

Cara Pelatih Persebaya Semangati Pemainnya Jelang Hadapi Madura United di Piala Indonesia 2019

Persebaya akan menghadapi Madura United pada Leg 1 perempat final Piala Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (19/6/2019).

Cara Pelatih Persebaya Semangati Pemainnya Jelang Hadapi Madura United di Piala Indonesia 2019
surya.co.id/habibur rohman
MASIH RINGAN - Tim Persëbaya kembali menjalani latihan di Lapangan Polda Jatim, Selasa (11/6/2019). Latihan kedua usai istirahat Lebaran ini masih diisi dengan latihan ringan dan beberapa permainan. 

SURYA.co.id, SURABAYA – Persebaya akan menghadapi Madura United pada Leg 1 perempat final Piala Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (19/6/2019).

Jelang lakoni laga bertajuk “Derby Suramadu” tersebut, pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman mengaku telah  dongkrak kepercayaan diri pemainnya dengan mengingat hasil semifinal Piala Presiden 2019 kala bisa taklukkan Madura United.

 Tak tanggung-tanggun, tim Bajul Ijo taklukkan Madura di dua laga kandang maupun tandang. Menang 1-0 Leg 1 (3/4/2019), juga menang 2-3 saat bermain di Madura (6/4/2019) leg 2.

Meskipun disampaikan mantan pelatih Persib itu, hasil di Piala Presiden tak menjadi patokan utama, karena kondisi kedua tim saat ini berbeda.

“Hasil di Piala Presiden (hadapi Madura United) jangan menjadi patokan. tapi paling tidak menjadi kepercayaan diri bahwa sebetulnya kami sanggup melawan mereka yang bertabur bintang,” terang Djanur usai pimpin latihan tim di Lapangan Polda Jatim, Selasa (11/6/2019).

Madura datang dengan motivasi tinggi setelah di tiga laga awal Liga 1 2019 tampil perkasa dengan meraih poin sempurna.

Tak hanya itu, tim besutan Dejan Antonic tersebut juga menjadi pemuncak klasemen dan tim paling produktif hingga pekan ke-3 dengan berhasil ciptakan 9 gol, hanya kebobolan 1 gol.

 Berbanding terbalik dengan Persebaya, dimana 3 laga awal tak satupun raih kemenangan. Kalah 2-1 dari Bali United (16/5/2019), imbang 1-1 saat jamu Kalteng Putra (21/5/2019), juga ditahan imbang 1-1 PSIS Semarang (30/5/2019).

 Akibat hasil ini, Persebaya harus puas berada di posisi 13 klasemen sementera, atau tiga strip di atas zona degradasi dengan bekal dua poin.

 “Sangat berbeda, Maduranya lagi onfire, kami lagi seperti ini. Yang pasti sudah saya sampaikan pada pemain, ini bukan pekerjaan gampang melawan Madura,” tambah pelatih 60 tahun tersebut.

 Namun demikian, Djanur berharap, kepercayaan diri pemain kembali bangkit dengan mengingat dua kemenangan atas Madura di Piala Presiden.

 “Kami pernah menang sama mereka (Madura United) walaupun mereka main dengan full team waktu itu. Semoga itu bisa menolong mental pemain supaya tidak mengingat-ingat hasil buruk di tiga pertandingan kompetisi,” pungkasnya. 

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved