Berita Tulungagung

Pilkades 5 Desa di Tulungagung harus Seleksi lebih Awal karena Calon Kadesnya Terlalu Banyak

Pendaftar terlalu banyak, calon kades di lima desa di Tulungagung harus menjalani penyaringan awal.

Pilkades 5 Desa di Tulungagung harus Seleksi lebih Awal karena Calon Kadesnya Terlalu Banyak
surya.co.id/david yohanes
Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten Tulungagung, Usmalik. 

SURYA.CO.ID | TULUNGAGUNG - Proses pendaftaran calon kepala desa yang ikut pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak Kabupaten Tulungagung sudah dimulai.

Lima desa dari 239 desa yang ikut Pilkades serentak harus menjalani penyaringan awal.

Sebab di lima desa itu jumlah calon Kades yang mendaftar lebih dari lima calon.

“Sesuai ketentuan, satu desa hanya boleh ada lima calon Kades. Kalau lebih dari lima, ada tes penyaringan,” terang Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten Tulungagung, Usmalik.

Lima desa yang mengikuti penyaringan adalah Jengglungharjo Kecamatan Tanggunggunung, Desa Panrejo dan Sumberagung di Kecamatan Rejotangan, Desa Pinggirsari Kecamatan Ngantru serta Desa Tanjungsari Kecamatan Karangrejo.

Di Desa Jengglungharjo ada 7 calon Kades yang mendaftar, Desa Panjerejo ada 9 pendaftar, Desa Sumberagung ada 7 pendaftar, Desa Pinggirsari ada 8 pendaftar dan Desa Tanjungsari ada 11 pendaftar.

Tes penyaringan ini berupa tes tulis, dengan soal yang dibuat oleh panitia kabupaten.

“Kami upayakan tes tulis ini dilakukan mendekati penetapan, pada 27 Juni mendatang,” sambung Usmalik.

Dari 257 desa di Tulungagung, 239 desa mengikuti Pilkades serentak dan hanya 18 yang tidak ikut Pilkades serentak.

Dari jumlah desa yang ikut Pilkades serentak, 192 desa mengalami kekosongan Kades karena sudah pensiun.

Pemkab Tulungagung akan mengangkat pelaksana jabatan (PJ) Kades, atas usulan camat setempat.

“Pengangkatan PJ adalah wewenang bupati. Dan syarat PJ harus seseorang dengan status ASN,” ungkap Usmalik.

Pemkab telah menganggarkan Rp 15 miliar untuk Pilkades serentak, yang diambil dari bantuan keuangan pusat.

Penulis: David Yohanes
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved