Berita Pasuruan

Baperjakat Mulai Godok Mutasi dan Promosi Jabatan ASN di Pemkab Pasuruan

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengatakan, saat ini ada 12 posisi Eselon II yang kosong. Tahun depan, ada sembilan pejabat yang juga pensiun.

Baperjakat Mulai Godok Mutasi dan Promosi Jabatan ASN di Pemkab Pasuruan
surya.co.id/galih lintartika
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf bersama Wakil Bupati Pasuruan Gus Mujib 

SURYA.co.id | PASURUAN - Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) sedang menggodok sejumlah nama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk dimutasi.

Tak lama lagi, akan ada mutasi dan promosi di lingkungan Pemkab Pasuruan.

Saat ini, Baperjakat sudah mulai melakukan persiapan untuk mutasi dan promosi, termasuk rapat di internal anggota Baperjakat.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengatakan, saat ini ada 12 posisi Eselon II yang kosong.

Tahun depan, ada sembilan pejabat yang juga pensiun.

"Jadi ini harus diantisipasi agar tidak ada kekosongan jabatan di OPD. Apalagi OPD yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat. Jangan sampai itu terjadi," kata dia.

Gus Irsyad, sapaan akrab Bupati Pasuruan, menambahkan, saat ini,Baperjakat sedang persiapan.

Beberapa rapat, sudah dilakukan oleh Baperjakat.

"Kita punya waktu di tahun 2019, Juli - Desember ini akan kami maksimalkan. Yang jadi prioritas , OPD yang penting dan berkaitan langsung dengan pembangunan Pasuruan dan pelayanan terhadap masyarakat," jelasnya.

Ia menegaskan, dalam mutasi dan promosi kali ini, tidak ada istilah dekat dengan Bupati atau Wakil Bupati ataupun Baperjakat.

Bagi dia, semua ASN di Pemkab Pasuruan bisa dekat dengan Bupati, Wabup dan Baperjakat sekalipun.

"Saya kasih kesempatan kepada ASN untuk berkiprah, menunjukkan dedikasinya. Siapa yang siap memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Bisa dipromosikan. Mutasi dan promosi ini, siapa yang siap dan berpotensi bisa dipromosi. Dan tidak siap menjalankan visi misi Bupati, akan dimutasi," paparnya.

Sekretaris Daerah(Sekda) Kabupaten Pasuruan Agus Sutiadji mengatakan, kemungkinan akan ada lelang jabatan untuk mengisi posisi Eselon II ini.

Nah, bagaimana proses dan mekanismenya seperti apa, ini masih dirapatkan bersama.

"Yang jelas lelang jabatan. Ini masih kami godok mekanismennya seperti apa. Mudah-mudahan, dalam jangka waktu dekat akan kami sampaikan dan persiapkan," pungkas dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved