Berita Surabaya

Ahmad Dhani Tak Bisa Langsung Dipindah ke Rutan Cipinang Jakarta, Begini Penjelasan Kejati Jatim

pengembalian Ahmad Dhani ke Rutan Cipinang Jakarta harus tertunda beberapa hari.

Ahmad Dhani Tak Bisa Langsung Dipindah ke Rutan Cipinang Jakarta, Begini Penjelasan Kejati Jatim
TribunJatim.com/Syamsul Arifin
Ahmad Dhani saat jalani sidang vonis di Ruang Sidang Cakra, PN Surabaya, Selasa, (11/6/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya resmi memvonis 1 tahun penjara kepada terdakwa Ahmad Dhani. Seusai putusan itu, Ahmad Dhani akan dikembalikan ke Rutan Cipinang Jakarta.

Kendati demikian, pengembalian Ahmad Dhani ke Rutan Cipinang Jakarta harus tertunda beberapa hari. Sebab, jaksa mengaku masih memerlukan waktu untuk mengurus kepindahan suami Mulan Jameela itu.

Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, Richard Marpaung, mengatakan Ahmad Dhani itu tidak otomatis bisa langsung balik ke Rutan Cipinang Jakarta setelah pembacaan vonis di Pengadilan Negeri Surabaya.

Kejati Jatim: Ahmad Dhani akan Dikembalikan ke Rutan Cipinang Jakarta

"Belum bisa. Karena kita perlu persiapan untuk pemindahan yang bersangkutan. Tidak bisa langsung meski persidangan di Surabaya sudah selesai," ujarnya, Selasa (11/6/2019).

Dikonfirmasi persiapan apa saja yang diperlukan untuk pemindahan politisi partai Gerindra itu, Richard mengatakan, banyak hal yang perlu dipersiapkan.

Ia mencontohkan, perlunya koordinasi antara Rutan Medaeng, tempat Ahmad Dhani saat ini ditahan dengan Rutan Cipinang Jakarta  sebagai tempat yang dituju nantinya.

Selain itu, dari pihaknya (jaksa) sendiri, juga memerlukan persiapan administratif dan personelnya.

"Kan harus ada koordinasi dulu antara Rutan Medaeng dengan Rutan Cipinang. Terus juga perlu persiapan personil kita juga, siapa dan berapa yang akan ikut melakukan pengawalan. Belum lagi akomodasinya juga. Pokoknya perlu persiapan beberapa hari lah. Gak bisa langsung, paling tidak seminggu," tandasnya.

Sebelumnya, musisi sekaligus politisi dari Partai Gerindra, Ahmad Dhani divonis 1 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya.

Dhani dinyatakan terbukti bersalah, melakukan tindak pidana melakukan pencemaran nama baik.

Vonis ini dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim R Anton Widyopriyono.

Dalam amar putusan yang dibacakannya, Ahmad Dhani dinyatakan bersalah melanggar Pasal 45 ayat (3) jo pasal 27 ayat (3) UU RI No.19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved