Berita Tuban

Stok Darah Seusai Ramadan Tinggal 34 Kantong, Begini Penjelasan PMI Tuban

Jumlah stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kabupaten Tuban kian menipis

Stok Darah Seusai Ramadan Tinggal 34 Kantong, Begini Penjelasan PMI Tuban
istimewa
Ilustrasi stok darah 

SURYA.co.id | TUBAN - Jumlah stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kabupaten Tuban kian menipis. Salah satu faktor dikarenakan kebutuhan kantong darah selama bulan puasa cukup tinggi, sehingga memasuki awal Juni ini, stok darah minim.

Kabid Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela (P2D2S) PMI Tuban, Agus Hardjunadi, mengatakan selama Ramadan permintaan darah tinggi padahal yang donor berkurang dibandingkan hari biasa. Kini setelah bulan suci dampaknya terasa, stok darah di kantor PMI kian menipis.

"Stok makin menipis, meski selama Ramadan kami sudah berupaya antisipasi jemput bola terus dilakukan, termasuk mendatangi jamaah masjid maupun komunitas untuk mendonorkan darah," kata Agus kepada wartawan, Senin (10/6/2019).

Dia menjelaskan, data terkahir di UTD PMI Tuban hingga saat ini stok darah untuk golongan O sebanyak 20 kantong, darah A empat kantong, darah B delapan kantong dan darah AB sebanyak dua kantong.

Sementara untuk permintaan darah rata-rata setiap hari bisa mencapai 30 kantong, paling banyak dibutuhkan golongan darah O.

"Rata-rata minimal 10 sampai 30 pendonor setiap hari. Bagi masyarakat yang ingin mendonorkan darah disilahkan, karena memang kita selalu butuh stok darah," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved