Berita Surabaya

Pria Paruh Baya Didakwa Simpan 30 Kg Sabu di Sebuah Ruko di Surabaya Timur  

Terdakwa Herman Sutjiono (56), terlihat tenang selama menjalani sidang atas kasus penyalahgunaan narkotika di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Pria Paruh Baya Didakwa Simpan 30 Kg Sabu di Sebuah Ruko di Surabaya Timur  
surya.co.id/sumsul arifin
Terdakwa Herman Sutjiono (56), sebelum menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (10/6/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Terdakwa Herman Sutjiono (56), terlihat tenang selama menjalani sidang atas kasus penyalahgunaan narkotika di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (10/6/2019).

Sesekali dia menata pakaiannya sesaat sebelum menjalani sidang perdana.

JPU Pompi Polanski mendakwa Herman menyimpan dan menguasai narkotika jenis sabu dengan berat 30 kilogram di ruko Gunung Anyar Jaya Grand City Kav. 52 Surabaya.

"Terdakwa Herman Sutjiono terbukti melanggar Pasal 112 Ayat (2) Jo pasal 132 Ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, " ujarnya.

Setelah mendengar dakwaan JPU, Ketua Majelis Hakim Dede Suryaman kemudian menunda sidang pada pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi penangkapan.

Kejadian yang menimpa Herman Sutjiono berawal ketika terdakwa bertemu dengan Bobby, Lusy, dan Saripul Dongoran (ketiganya DPO) di sebuah rumah karaoke.

Oleh Bobby, terdakwa diberi pekerjaan untuk menerima pengiriman sabu. Barang haram tersebut dikirim dengan menyamarkannya bersama barang berupa lampu downlight.

Setelah mendapat informasi dari masyarakat, petugas kepolisian dari Bareskrim Polri melakukan penangkapan terdakwa. Saat di interogasi, terdakwa mengakui bahwa narkotika jenis sabu tersebut milik Bobby.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved