Sambang Kampung RT 1 RW 3 Kendangsari

Pertahankan Tradisi Jaga Kampung selama Lebaran bagi Warga yang Tidak Mudik

Kondisi ini oleh warga RT 1/ RW 3 Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo yang merupakan kawasan Kendangsari gang dua menerapkan tradisi jaga kampung.

Pertahankan Tradisi Jaga Kampung selama Lebaran bagi Warga yang Tidak Mudik
surya.co.id/sulvi sofiana
JAGA KAMPUNG - Warga secara bergantian berjaga di pintu masuk gang kampung Kendangsari Surabaya, Sabtu (8/6/2019). Warga Kendangsari memiliki tradisi jaga kampung bagi warga yang tidak mudik lebaran. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Lebaran menjadi kesempatan masyarakat untuk berkunjung ke rumah keluarga. Baik di dalam kota maupun luar kota, tradisi mudik ke kampung halaman juga tak lepas menjadi rutinitas warga Surabaya yang memiliki keluarga di kota lain.

Situasi mudik ini mengakibatkan banyak kampung di Surabaya menjadi sepi. Masyarakat kebanyakan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong selama lebaran.

Kondisi ini oleh warga RT 1/ RW 3 Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo yang merupakan kawasan Kendangsari gang dua menerapkan tradisi jaga kampung.

Situasi ini berbeda dari sehari-hari, yang mana kawasan ini terbuka untuk umum tanpa penjagaan petugas keamanan maupun warga.

Ketua RT 1 Suratman mengungkapkan sejak dirinya menjabat sebagai ketua RT, tradisi menjaga kampung oleh warga yang tidak mudik selama lebaran sudah dilakukan.

"Sejak tanggal 5 Juni 2019, kami menerapkan jaga kampung, ini diadakan seluruh kelurahan Kendangsari. Penjagaan terus dilakukan selama lebaran ini karena banyak warga yang mudik karena kerabatnya di luar kota,"paparnya.

Ia menjelaskan, sebelum hari raya seluruh warga yang belum mudik akan mendapat giliran jaga setiap malam. Saat hari raya, warga yang mudik dikenakan biaya untuk membayar warga yang mau berjaga di kampung dan tidak mudik.

"Jadi sukarela dari warga untuk warga yang mau membantu saudara yang mudik. Mulai dari warga asli hingga warga pendatang yang di kos-kosan juga ikut memberikan bantuan dana jaga ini,"lanjutnya.

Dikatakannya, sistem jaga selama lebaran dilakukan selama tiga shift. Setiap shiftnya dijaga empat warga yang terbagi di gang depan dan di pos RT yang perbatasan dengan RT 2.

" Sebelumnya kami adakan rapat kalau ada tarikan dan ini sebagai pengelolaan tim keamanan mau dibagi berapa shift,"katanya.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved