Berita Surabaya

Pedagang Pasar Kedinding Surya Masih Deg-degan Soal Jumlah Stan yang akan Diberikan Dinkop

Pedagang Pasar Kedinding Surya menepati janji mereka untuk pindah ke pasar baru yang dibangun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya

Pedagang Pasar Kedinding Surya Masih Deg-degan Soal Jumlah Stan yang akan Diberikan Dinkop
surya/delya octovie
Pedagang menyiapkan stannya di Pasar Baru Kedinding Surya, Senin (10/6/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pedagang Pasar Kedinding Surya menepati janji mereka untuk pindah ke pasar baru yang dibangun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Banyak juga yang stannya sudah siap dipakai berdagang, walau yang lain ada yang masih perlu menginstal tambahan-tambahan seperti rak dan lampu.

Satu di antaranya adalah Benny Rahman (41). Pria yang menjual kudapan ini baru saja selesai merenovasi stannya yang terletak di G-62 sore itu, Senin (10/6/2019).

"Tapi belum semua itu. Masih banyak yang harus saya tambahkan, tapi sudah dulu untuk hari ini," ujarnya.

Walau sudah banyak yang pindah maupun bersiap-siap pindah, Benny mengatakan para pedagang sebenarnya masih deg-degan dengan jumlah stan yang bisa mereka dapatkan dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop) Kota Surabaya.

Pasalnya, hingga kini mereka belum mendapat jaminan soal jumlah stan yang bisa dimiliki, bagi para pedagang yang di pasar sebelumnya punya stan lebih dari satu.

Benny merupakan satu di antara pedagang yang punya stan berlebih tersebut, yakni empat stan.

"Kalau bisa ya nanti dapat empat stan lagi. Kalau bicara buku, di daftarnya kan saya stannya empat. Dari buku stan diganti hanya pakai KK sama KTP kan bagaimana. Dulu belinya empat stan ya pakai uang," tuturnya.

Ia menghabiskan total Rp 86 juta untuk membeli empat stan.

Bila nanti Dinkop tidak bisa memberi jumlah stan sesuai yang mereka miliki di pasar lama, Benny yakin pedagang-pedagang akan protes.

"Kalau tidak dapat, pasti rame. Tidak bisa seperti itu. Susah nanti. Bukannya kami sewenang-wenang, pedagang aktif seperti saya ini hanya mohon haknya. Pedagang yang bertahun-tahun tidak buka stan di pasar lama tapi punya buku, malah dapat stan di pasar baru," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved