Berita Tulungagung

Menang di MA, Pemkab Tulungagung Tagih Penyewa Ruko Belga yang Beroperasi Tanpa Izin Rp 10 Miliar

ruko Belga di Jalan KH Agus Salim Tulungagung ternyata sudah lima tahun beroperasi tanpa mengantongi izin

Menang di MA, Pemkab Tulungagung Tagih Penyewa Ruko Belga yang Beroperasi Tanpa Izin Rp 10 Miliar
surya/david yohanes
Komplek Ruko Belga Tulungagung sudah habis izin HGB-nya sejak 2014, namun tetap ditempati seperti biasa. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Deretan ruko di Jalan KH Agus Salim Tulungagung ternyata sudah lima tahun beroperasi tanpa mengantongi izin. Selama lima tahun itu pula, tidak ada kontribusi keuangan ke Pemkab Tulungagung selaku pemilik ruko.

Warga Tulungagung lazim menyebut komplek perniagaan ini dengan nama Ruko Belga, karena di sini ada swalayan Belga yang sangat dikenal. Plang nama swalayan ini juga terpasang besar di depan ruko sisi selatan.

Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPPKA) Pemkab Tulungagung, Hendry Setiawan, mengungkapkan ada sekitar 50 ruko di tempat yang luas lahannya mencapai 10.450 meter persegi.

Ruko-ruko itu disewa dengan status Hak Guna Bangunan (HBG) di atas Hak Pengelolaan (HPL) Pemkab Tulungagung.

Setelah masa sewa selama 20 tahun, izin para penyewa habis pada tahun 2014 silam.

“Para penyewa menggugat agar izin HGB diperpanjang lagi selama 20 tahun. Kami menolak karena kalau 20 tahun terlalu lama,” terang Hendry, Senin (10/6/2019).

Pemkab menawarkan peranjangan izin dilakukan setiap 5 tahun.

Hendry beralasan, jika 20 tahun terlalu lama dan bisa memicu lepasnya aset Pemkab Tulungagung.

Namun tawaran itu ditolak para penyewa, dan mereka memilih untuk menggugat lewat pengadilan pada Desember 2015.

Gugatan mulai dari Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung (MA) dimenangkan oleh Pemkab Tulungagung.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved