Gerindra Daftarkan Gugatan Hasil Pileg DPR RI di Dapil Madura ke MK

Partai Gerindra memasukkan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) untuk pemilihan legislatif (pileg) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Gerindra Daftarkan Gugatan Hasil Pileg DPR RI di Dapil Madura ke MK
surya.co.id/galih lintartika
Ilustrasi pemungutan suara Pemilu serentak 2019 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Partai Gerindra memasukkan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) untuk pemilihan legislatif (pileg) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Di antaranya, terkait hasil pileg DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Jatim XI yang meliputi empat daerah di Pulau Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Di dapil ini, Gerindra baru mendapatkan satu kursi, yakni atas nama Imron Amin. Sedangkan caleg petahana dari Partai Gerindra yang sebelumnya ikut digadang-gadang bisa lolos, yakni Nizar Zahro gagal setelah partainya baru mendapat satu kursi di dapil ini.

”Untuk dapil Madura kami masukkan (gugatan ke MK). Selain dari dapil Madura, ada sejumlah dapil di beberapa provinsi lain,” kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi dari Surabaya.

Dikonfirmasi terpisah, Gerindra Jatim menyebut adanya potensi kecurangan dengan pergeseran suara yang menguntungkan caleg dari partai tertentu.

”Soal pak Nizar, sudah terang benderang. Istilahnya, cetho welo-welo,” kata Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra, Anwar Sadad ketika dikonfirmasi di Surabaya secara terpisah, Senin (10/6/2019).\

Terkait gugatan tersebut, Nizar menyerahkan sepenuhnya kepada partai. Pihaknya memilih menunggu instruksi partai.

”(Soal gugatan) sudah diatur partai. Sebab, PHPU kan yang mengajukan ke MK adalah partai,” kata Nizar kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi terpisah.

Soal bukti pendukung, pihaknya juga telah menyerahkan mekanismenya kepada partai. ”Mestinya sudah (di masukkan ke MK) oleh partai,” kata Nizar yang juga anggota Komisi X DPR RI ini.

Pada proses rekapitulasi di tingkat provinsi Jawa Timur lalu, Nizar yang juga caleg Partai Gerindra nomor urut 1 ini sempat melayangkan protes di sela rapat pleno rekapitulasi. Nizar menyebut partainya berpeluang membawa dua kursi dari dapil Jatim XI. Sementara itu, berdasarkan hasil yang dibacakan KPU Bangkalan sebelumnya, partainya hanya berpeluang membawa satu kursi.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved