Djajang Nurdjaman Berharap Persebaya Segera Punya Pelatih Fisik Pengganti Rudy Eka Priyambada

Pelatih Persebaya Surabaya, Djajang Nurdjaman, mengaku kewalahan karena di timnya tidak ada lagi pelatih fisik setelah Persebaya memecat Rudy Eka

Djajang Nurdjaman Berharap Persebaya Segera Punya Pelatih Fisik Pengganti Rudy Eka Priyambada
surya.co.id/khairul amin
Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman dalam konferensi pers di Stadion Gelora Bung Tomo. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Persebaya secara mengejutkan melepas pelatih fisiknya, Rudy Eka Priyambada, saat libur lebaran kemarin.

Padahal, Rudy baru didatangkan Persebaya awal musim tahun ini. 

Kepastian dilepasnya Rudy, disampaikan langsung oleh manajer Persebaya, Candra Wahyudi.

Pengurangan personel di struktur kepelatihan dikatakan Candra untuk menjadikan struktur lebih streamline.

Sebab, manajemen Persebaya menengarai adanya komunikasi kurang pas di tim pelatih dan bench management menjadi salah satu masalah di Persebaya saat ini.

Termasuk raihan hasil seri 1-1 melawan PSIS dan Kalteng Putra tidak lepas dari hal itu.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Coach Rudy. Dinamika di tim Persebaya membutuhkan adanya struktur yang lebih streamline. Adanya komunikasi dan bench management yang lebih baik,” terang Candra, seperti dikutip dari laman resmi Persebaya.

Dengan dilepasnya Rudy, praktis jajaran tim pelatih hanya menyisakan pelatih kepala, Djadjang Nurdjaman dan asisten pelatih, Bejo Sugiantoro.

Disampaikan Djanur, dengan hanya diisi dua pelatih di komposisi kepelatihan seperti saat ini, menjadikan pihaknya sedikit kewalahan.

Meskipun saat ditanya lebih lanjut tentang perubahan komposisi tim pelatih, Djanur irit bicara.

"Saya tidak mau komentar ini (perubahan tim pelatih) deh, karena ini kebijakan manajemen. Yang pasti buat saya memang agak kekurangan tenaga sebelum ada gantinya," terang Djanur, Senin (10/6/2019).

Rencana Rudy Eka Setelah Dipecat Dari Kursi Pelatih Persebaya Surabaya

Mantan pelatih Persib Bandung tesebut berharap bisa segara ada pengganti untuk kembali melengkapi formasi di tim pelatih.

"Iya, kalau bisa ada penggantinya," pungkas Pelatih 60 tahun tersebut.

Formasi lengkap di tim pelatih sangat dibutuhkan oleh Persebaya di tengah misi bangkit setelah tak satupun meraih kemenangan tiga laga awal Liga 1 2019.

Apalagi, setelah ini, Persebaya akan hadapi laga cukup padat,  yakni empat laga dalam 13 hari. Masing-masing adalah menghadapi Madura United pada 19 dan 27 Juni 2019 dalam babak perempat final Piala Indonesia, kemudian dilanjutkan melawan Borneo FC pada 23 Juni 2019 dan Persela Lamongan pada 1 Juli 2019. 

Penulis: Khairul Amin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved